Bus AKAP Rute Jawa Tengah dan Jawa Timur Masih Beroperasi di Terminal Pulogadung

Kompas.com - 04/07/2016, 16:42 WIB
Calon penumpang berjalan menuju deretan bus di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (9/7), menjelang puncak arus mudik tahun 2015 ini. 

KOMPAS/PRIYOMBODO Calon penumpang berjalan menuju deretan bus di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (9/7), menjelang puncak arus mudik tahun 2015 ini.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah perusahaan otobus (PO) antarkota dan antarprovinsi rute Jawa Tengah dan Jawa Timur masih beroperasi di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

Padahal, Kementerian Perhubungan dalam aturannya telah memerintahkan semua PO untuk pindah ke Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

(Baca juga: 50 Personel Polisi Amankan Terminal Pulogadung Jelang Lebaran)

Kepala Terminal Pulogadung Hengky Risakotta mengatakan, PO yang belum melaksanakan aturan itu masih banyak karena sejumlah penumpang telah membeli tiket keberangkatan dari Pulogadung.

Hengky mengatakan, kebanyakan penumpang hanya tahu bahwa mereka membeli tiket untuk berangkat dari Terminal Pulogadung, bukan Pulogebang.

"Ini kan sebenarnya terminal mau dipindahkan 1 Juni kemarin, tetapi penumpang sudah pesan tiket bus untuk Lebaran dari Mei kemarin. Jadi sebelum dialihkan ke sana (Pulogebang), para penumpang sudah naik dari sini," ujar Hengky di Terminal Pulogadung, Senin (4/7/2016).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Transportasi DKI Andri Yansyah mengatakan, kartu pengawasan sementara (KPS) untuk bus yang biasa beroperasi di Pulogadung dan Rawamangun sudah turun sejak Kamis (30/6/2016).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya telah membagikan kartu tersebut kepada PO rute Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dipindahkan ke Pulogebang.

(Baca juga: H-2 Lebaran, Jumlah Calon Penumpang di Terminal Pulogadung Menurun)

Dengan demikian, tidak ada alasan lagi untuk PO beroperasi di Terminal Pulogadung dan Rawamangun.

"Yang jelas hari ini saya pastikan semua PO terima KPS, kami masih kasih waktu sampai besok (Sabtu, 2 Juli 2016 di Pulogadung dan Rawamangun). Kalau masih melanggar, kami tertibkan," ujar Andry, Jumat (1/7/2016).

Saat ini, ada 41 PO dengan rute Jawa tengah dan 12 PO rute Jawa Timur dari Terminal Pulogadung.

Kompas TV Cegah Permainan Harga, Kadishub DKI Sidak Terminal
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR Diduga Pikun, Polisi: Keluarganya Bilang Begitu

Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR Diduga Pikun, Polisi: Keluarganya Bilang Begitu

Megapolitan
Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Megapolitan
Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak "Paket" di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Megapolitan
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Megapolitan
Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Megapolitan
RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

Megapolitan
Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Megapolitan
Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur

Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak "Paket" di Cibubur

Megapolitan
Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Megapolitan
Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.