Kompas.com - 11/07/2016, 11:05 WIB
Wali Kota Depok Mohamad Idris Abdul Shomad saat bersalam-salaman dengan para PNS Pemkot Depok di halaman Balai Kota Depok, Senin (11/7/2016) Alsadad RudiWali Kota Depok Mohamad Idris Abdul Shomad saat bersalam-salaman dengan para PNS Pemkot Depok di halaman Balai Kota Depok, Senin (11/7/2016)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok mengadakan upacara pagi sebagai penanda dimulainya kembali aktivitas birokrasi pasca libur Lebaran, di Balai Kota Depok, Senin (11/7/2016).

Dalam upacara tersebut, Wali Kota Depok Mohamad Idris Abdul Shomad sempat memberikan wejangan kepada ratusan pegawai negeri sipil (PNS) yang menjadi peserta upacara.

Menurut Idris, momen setelah Lebaran harus jadi penanda perbaikan kualitas diri para PNS, terutama mempertahankan diri untuk tidak melakukan hal-hal negatif seperti yang telah dipraktikkan selama Ramadhan. Ia menganalogikannya dengan sebuah "pintalan benang".

"Pintalan benang yang sudah jadi jangan diurai dan diberantakan kembali. Jangan kebaikan-kebaikan selama Ramadhan dilepas satu-satu setelah Lebaran," kata mantan dosen UIN Syarif Hidayatullah ini.

Selain ratusan PNS, upacara yang digelar di Balai Kota Depok juga dihadiri belasan pejabat teras, tak terkecuali Wakil Wali Kota Pradi Supriyatna.

Upacara dimulai sekitar pukul 08.00, setelah sebelumnya ratusan PNS telah hadir lebih dulu memenuhi lapangan upacara. Idris pun mengapresiasi para PNS yang hadir tepat waktu itu.

"Saya mengucapkan terima kasih atas ketepatan waktunya. Semoga ini bisa jadi tambahan kebaikan yang berguba bagi pembangunan Pemetintahan Kota Depok yang kita cintai," ujar Idris.

Usai upacara, para PNS Pemkot Depok tampak langsung bersalaman-salaman secara bergiliran dengan Idris serta para pejabat lainnya.

Kompas TV Pemkot Depok Janji Gelar Pasar Murah
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan 'Door to Door'

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan "Door to Door"

Megapolitan
2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

Megapolitan
Sindir Anies 'Kerja Senyap' Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Sindir Anies "Kerja Senyap" Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Megapolitan
Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Megapolitan
Dibawa Jaksa untuk Beratkan Munarman, Saksi: Saya Lebih Pilih Abang daripada yang Tangkap Saya

Dibawa Jaksa untuk Beratkan Munarman, Saksi: Saya Lebih Pilih Abang daripada yang Tangkap Saya

Megapolitan
Awasi Penerapan Protokol Kesehatan, Satpol PP DKI Patroli Saat Anak Pulang Sekolah

Awasi Penerapan Protokol Kesehatan, Satpol PP DKI Patroli Saat Anak Pulang Sekolah

Megapolitan
Tahanan Polres Jaksel Tewas, Keluarga Laporkan Kejanggalan Kematiannya ke Komnas HAM

Tahanan Polres Jaksel Tewas, Keluarga Laporkan Kejanggalan Kematiannya ke Komnas HAM

Megapolitan
Sindikat Pembobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, Hasil Kejahatan Capai Ratusan Juta

Sindikat Pembobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, Hasil Kejahatan Capai Ratusan Juta

Megapolitan
Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Mengapa Eks Sekretaris Dinas Damkar Depok Tak Ditahan?

Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Mengapa Eks Sekretaris Dinas Damkar Depok Tak Ditahan?

Megapolitan
Cerita Eks Ketua Tim Jaguar Usai Dilebur Jadi Tim Patroli Presisi: Jalani Pelatihan hingga Waktu Patroli Lebih Panjang

Cerita Eks Ketua Tim Jaguar Usai Dilebur Jadi Tim Patroli Presisi: Jalani Pelatihan hingga Waktu Patroli Lebih Panjang

Megapolitan
102 RT Terendam Banjir Jakarta, Ketua DPRD: Sumur Resapan Tidak Ada Gunanya

102 RT Terendam Banjir Jakarta, Ketua DPRD: Sumur Resapan Tidak Ada Gunanya

Megapolitan
Kendaraan Berpelat Khusus RF Tidak Kebal Ganjil-Genap, Polda Metro Jaya: Tak Ada Keistimewaan

Kendaraan Berpelat Khusus RF Tidak Kebal Ganjil-Genap, Polda Metro Jaya: Tak Ada Keistimewaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.