Kisah Awal Si Oven Pemanggang Kue di Cawang

Kompas.com - 11/07/2016, 15:59 WIB
Perajin kompor dan peralatan memasak di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (9/7), mulai kembali membuka usaha setelah libur Lebaran. Kawasan tersebut selama ini dikenal dengan nama Cawang Kompor karena banyaknya tempat usaha yang menjajakan kompor, oven, dan peralatan memasak lainnya. KOMPAS/RADITYA HELABUMI Perajin kompor dan peralatan memasak di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (9/7), mulai kembali membuka usaha setelah libur Lebaran. Kawasan tersebut selama ini dikenal dengan nama Cawang Kompor karena banyaknya tempat usaha yang menjajakan kompor, oven, dan peralatan memasak lainnya.
EditorEgidius Patnistik

Oleh: Madina Nusrat

Cerita dapur saat Lebaran tak bisa lepas dari oven pemanggang kue. Di Jalan Dewi Sartika, dekat perempatan menuju Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, oven-oven dari aluminium dan baja nirkarat memulai cerita. Cawang Kompor, begitu orang Jakarta mengenal sentra pembuatan dan penjualan oven itu dari masa ke masa.

 Dengan gigih Irnawati (41) menawar oven dari baja nirkarat berukuran 40 cm x 40 cm. Harga yang ditawarkan Diding (40), pemilik kios UD Tajirul Barokah 151, adalah Rp 280.000. Irnawati menawar Rp 250.000.

"Itu ovennya pakai bahan bagus, tidak karat. Untungnya tipis," kata Diding, akhir Juni lalu.

Irnawati kembali meminta agar harga oven itu dikurangi. Di sisi lain, dia mengakui oven yang ditawarnya itu berkualitas bagus. "Ini bahannya memang beda, sih. Tidak karatan. Bagus. Tapi masak enggak bisa kurang harganya," kata warga Kramatjati, Jakarta Timur, ini.

Menurut dia, kualitas oven di Cawang Kompor sudah teruji. Kali ini, dia harus membeli karena oven di rumahnya sudah berusia 10 tahun dan keropos.

Di kiosnya, Diding juga menjual oven gas ukuran medium dan besar, dengan harga mulai dari Rp 800.000 sampai Rp 1 juta lebih untuk setiap unit. Bahan yang digunakan umumnya baja nirkarat.

Diawali kompor minyak

Lebih dari 20 tahun terakhir, Cawang Kompor dikenal sebagai tempat pembuatan dan penjualan oven kue. Namun, kehadiran oven itu terbilang baru karena sebelumnya kawasan itu lebih dikenal sebagai sentra pembuatan dan penjualan kompor minyak tanah.

Yati (60) yang bermukim di Duren Sawit, Jakarta Timur, sejak tahun 1979 menceritakan, ibu mertua dan kakak iparnya selalu singgah ke Cawang Kompor.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X