Ingin Yakinkan Prabowo, Sandiaga Targetkan Selesai Sosialisasi ke 267 Kelurahan

Kompas.com - 12/07/2016, 15:55 WIB
Sandiaga Uno di posko relawannya di Jalan Tirtayasa II nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2016). Nibras Nada NailufarSandiaga Uno di posko relawannya di Jalan Tirtayasa II nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra rencananya akan mengumumkan bakal calon gubernur yang akan diusungnya dalam waktu dekat. Salah satu dari tiga bakal calon itu, Sandiaga Uno mengatakan keputusan akan diumumkan pada akhir bulan oleh Ketua Umum Prabowo Subianto.

Sandiaga sendiri bertekad menyelesaikan program sosialisasinya sebelum pengumuman. Hal itu, menurutnya, untuk meyakinkan Prabowo bahwa ia layak untuk diusung.

"Kunjungan udah di 220 kelurahan, tinggal sekitar 40 lagi kami harapkan di tiga minggu ini kelar," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Selasa.

Tiga minggu yang tersisa akan dimanfaatkan Sandiaga untuk setiap hari berkunjung ke satu hingga dua kelurahan. Sejak Februari lalu, Sandiaga memang aktif turun ke permukiman masyarakat untuk bersosialisasi dan meminta dukungan.

Komunikasi dengan Prabowo sendiri, kata Sandi, saat ini adalah melaporkan kegiatan di akar rumput dan survei elektabilitas. Sandi mengatakan survei internalnya cukup memuaskan, dengan elektabilitas Sandi berada di nomor dua setelah petahana Basuki Tjahaja Purnama. (Baca: Sjafrie Deklarasi Maju Pilkada, Sandiaga Minta Gerindra Cepat Beri Kepastian)

Ia meyakini melalui geliatnya di kantong-kantong pemenangan Jokowi dan Basuki pada pilkada 2012 lalu, namanya akan terus merangkak naik sementara Basuki menurun.

"Karena trennya dulu enggak ada pesaingnya kan Pak Basuki, sekarang ada alternatif yang valuable, masyarakat udah mulai lihat sekarang, udah mulai mengerucut," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X