Kompas.com - 12/07/2016, 16:47 WIB
Rumah Susun Rawa Bebek di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (2/4/2016). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menyiapkan sejumlah rumah susun untuk relokasi warga yang terdampak revitalisasi di sejumlah tempat di Jakarta. Sebanyak 250 unit di Rusun Rawa Bebek telah disiapkan untuk relokasi warga di kawasan Luar Batang, Jakarta Utara. KOMPAS/RADITYA HELABUMIRumah Susun Rawa Bebek di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (2/4/2016). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menyiapkan sejumlah rumah susun untuk relokasi warga yang terdampak revitalisasi di sejumlah tempat di Jakarta. Sebanyak 250 unit di Rusun Rawa Bebek telah disiapkan untuk relokasi warga di kawasan Luar Batang, Jakarta Utara.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 400 unit rumah susun di Rusunawa Rawa Bebek bagi warga relokasi Bukit Duri. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Arifin, Selasa (12/7/2016).

Rencananya Pemprov DKI Jakarta segera menertibkan kawasan Bukit Duri.

"Kami sudah siapkan sekitar 400 unit Rusun Rawa Bebek bagi warga yang terdampak," kata Arifin kepada wartawan.

Meski demikian, menurut dia, sosialisasi serta pelaksanaan penertiban kawasan Bukit Duri menjadi kewenangan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

"Itu jadi kewenangan Pemkot Jaksel. Kami ikuti saja jadwal dari mereka," kata Arifin.

Sedianya penertiban kawasan Bukit Duri dilaksanakan akhir Mei lalu. Namun rencana itu ditunda lantaran warga melakukan class action melawan Pemprov DKI Jakarta di pengadilan.

Berdasarkan data wali kota Jakarta Selatan, sebanyak 460 kepala keluarga (KK) di kawasan Bukit Duri yang akan direlokasi tahun ini. Sudah ada sebanyak 84 KK yang sepakat direlokasi ke Rusunawa Rawa Bebek.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya menertibkan sejumlah permukiman di dekat Bukit Duri seperti Kampung Pulo, untuk membangun trase Kali Ciliwung dari Pintu Air Manggarai hingga Kampung Melayu, Jakarta Timur. (Baca: Penertiban Warga Bukit Duri, Rawajati, dan Lauser Tunggu Ketersediaan Unit Rusun Rawa Bebek )

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penduduk Miskin di Tangerang Selatan Bertambah 3.580 Jiwa akibat Pandemi Covid-19

Penduduk Miskin di Tangerang Selatan Bertambah 3.580 Jiwa akibat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Syahril Parlindungan Marbun Kembali Jalani Sidang Kasus Pencabulan Anak, Ini Duduk Perkaranya

Syahril Parlindungan Marbun Kembali Jalani Sidang Kasus Pencabulan Anak, Ini Duduk Perkaranya

Megapolitan
Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Megapolitan
Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

Megapolitan
Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Megapolitan
Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Megapolitan
Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Megapolitan
Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Megapolitan
Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Megapolitan
Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.