Anggota Provos Dibekuk Polisi karena Diduga Memeras Warga

Kompas.com - 12/07/2016, 21:30 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi
Penulis Nursita Sari
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anggota Provos Polsek Metro Cempaka Putih, Bripka Suroto, diduga memeras seorang pegawai honorer Mahkamah Agung bernama Sigit Kurniawan (26). Suroto diduga melakukan pemerasan bersama temannya, Ade Sumarlin.

Suroto dan Ade pun kemudian dibekuk anggota Reskrim Polsek Metro Tamansari. Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Nasriadi, mengatakan, kejadian bermula ketika Sigit mengantarkan temannya yang bernama Fahmi ke Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/7/2016) dini hari.

"Saat tiba di lokasi, dua orang pelaku muncul dan menghampiri dan mengaku polisi lalu melakukan penggeledahan terhadap korban," ujar Nasriadi melalui keterangan tertulis, Selasa (12/7/2016).

Saat menggeledah Sigit, dua pelaku menemukan satu amplop kecil di dalam saku jaketnya. Amplop itu berisi satu pake sabu yang diakui Sigit bukan miliknya.

"Korban menduga, barang itu (sabu) dimasukan oleh Fahmi saat di perjalanan," kata dia.

Kedua pelaku langsung mengambil paket itu. Mereka juga mengambil ponsel, modem, motor, dan isi dompet Sigit berupa KTP, SIM C, dan STNK. Setelah mengambil barang Sigit, pelaku menyuruh korban pulang menggunakan taksi.

Pelaku kemudian menelepon Sigit untuk menebus barang yang diambil pelaku sebanyak Rp 5.000.000.

"Korban curiga dan langsung menghubungi polisi bahwa dia diperas dan ditipu. Kami langsung menyusun strategi," ucap Nasriadi.

Sigit dan kedua pelaku pun merencanakan pertemuan di sebuah outlet di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa ini. Anggota reskrim yang menyamar dan berbaur dengan pengunjung lainnya kemudian menangkap kedua pelaku saat mereka tiba di sana.

Pelaku digiring ke Mapolsek Metro Tamansari untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu, polisi juga tengah memburu Fahmi yang diduga menaruh paket sabu ke dalam jaket Sigit.

"Kami sudah mengantongi alamat dan identitas pelaku, tengah dalam pengejaran," tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadishub DKI: Perubahan Rute LRT Masih Dikaji, Belum Diusulkan ke Kemenhub

Kadishub DKI: Perubahan Rute LRT Masih Dikaji, Belum Diusulkan ke Kemenhub

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Penjambret di Jaktim, Seorang Pelaku Driver Ojol

Polisi Tangkap Dua Penjambret di Jaktim, Seorang Pelaku Driver Ojol

Megapolitan
Ridwan Kamil Sindir Acara Rizieq di Megamendung yang Timbulkan Kerumunan

Ridwan Kamil Sindir Acara Rizieq di Megamendung yang Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Dipanggil Polda Metro soal Acara Rizieq Shihab, Kadishub DKI: Izin Penutupan Jalan Wewenang Polisi

Dipanggil Polda Metro soal Acara Rizieq Shihab, Kadishub DKI: Izin Penutupan Jalan Wewenang Polisi

Megapolitan
Duduk di Ujung Balkon Apartemen, Seorang Perempuan Diduga Akan Bunuh Diri

Duduk di Ujung Balkon Apartemen, Seorang Perempuan Diduga Akan Bunuh Diri

Megapolitan
Kadishub DKI Pastikan Aturan Ganjil Genap Belum Diterapkan di Jakarta

Kadishub DKI Pastikan Aturan Ganjil Genap Belum Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Proyek LRT Rute Velodrome-Manggarai Diusulkan Diubah Jadi Velodrome-Klender, Ini Alasannya

Proyek LRT Rute Velodrome-Manggarai Diusulkan Diubah Jadi Velodrome-Klender, Ini Alasannya

Megapolitan
Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Megapolitan
Perwakilan FPI Sambangi Kodam Jaya, Mayjen Dudung: Silaturahim Saja

Perwakilan FPI Sambangi Kodam Jaya, Mayjen Dudung: Silaturahim Saja

Megapolitan
Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Megapolitan
Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Megapolitan
Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Megapolitan
Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Megapolitan
Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X