Kompas.com - 13/07/2016, 17:27 WIB
Ratusan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta mengantre bermaaf-maafan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Senin (11/7/2016). Halalbihalal dilakukan setelah hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaRatusan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta mengantre bermaaf-maafan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Senin (11/7/2016). Halalbihalal dilakukan setelah hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam waktu dekat akan segera menggelar penyuluhan sosial mengenai gizi seimbang dan program kantin sehat di kantor-kantor pemerintah dan sekolah se-DKI Jakarta.

Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat menyebut, kegiatan tersebut dilatarbelakangi tingginya angka penderita obesitas di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI.

"Hasil survei dari tahun 2000, PNS kami hampir 62 persen obesitas. Jadi kami salah dalam mengartikan pola maka sehat dan seimbang,” kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7/2016).

Menurut Djarot, tingginya angka penderita obesitas di kalangan PNS tidak bisa dianggap sepele. Sebab, ia menilai obesitas memengaruhi kinerja.

"Kalau orang obesitas itu enggak bugar, ngantukan, gampang sakit, sakitnya macam-macam," ujar dia.

Djarot mengatakan, dalam program penyuluhan sosial mengenai gizi seimbang dan program kantin sehat, pihaknya akan menggandeng Indonesia Vegetarian Society (IVC) dan Vegan Society of Indonesia (VSI).

Nantinya, hidup sehat dengan protein nabati yang bersumber dari buah dan sayuran akan dikampanyekan dalam program itu.

"Jadi, ini membuka cakrawala. Kami mau mengubah mindset masyarakat bahwa satu-satunya sumber protein paling baik itu bukan hanya daging dan susu. Yang paling baik itu justru nabati," kata mantan Wali Kota Blitar ini.

Kompas TV Selama Ramadhan PNS DKI Pulang Pukul 14.00 WIB
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Megapolitan
Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Megapolitan
Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Megapolitan
Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Megapolitan
3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

Megapolitan
Jakpro dan IMI Terbang ke Diriyah untuk Pelajari Penyelenggaraan Formula E

Jakpro dan IMI Terbang ke Diriyah untuk Pelajari Penyelenggaraan Formula E

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Menanjak, Pemprov DKI Diminta Jangan Anggap Remeh Tetap Gelar PTM

Kasus Covid-19 Terus Menanjak, Pemprov DKI Diminta Jangan Anggap Remeh Tetap Gelar PTM

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangerang Meningkat, Pemkot Akan Tambah Rumah Isolasi Terkonsentrasi

Kasus Covid-19 di Tangerang Meningkat, Pemkot Akan Tambah Rumah Isolasi Terkonsentrasi

Megapolitan
Pelaksanaan PTM 100 Persen Dinilai Timbulkan Kecemasan Guru dan Orangtua

Pelaksanaan PTM 100 Persen Dinilai Timbulkan Kecemasan Guru dan Orangtua

Megapolitan
Pembobol Toko Kelontong di Bekasi Gasak Sekarung Rokok dan Uang Rp 20 Juta

Pembobol Toko Kelontong di Bekasi Gasak Sekarung Rokok dan Uang Rp 20 Juta

Megapolitan
Perhimpunan Guru Desak Gubernur DKI Kembalikan PTM Terbatas 50 Persen

Perhimpunan Guru Desak Gubernur DKI Kembalikan PTM Terbatas 50 Persen

Megapolitan
Ada Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soetta, Kejati Banten Sita Rp 1,16 Miliar

Ada Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soetta, Kejati Banten Sita Rp 1,16 Miliar

Megapolitan
Cegah Keributan Terulang, Lapangan Ingub Muara Angke Akan Dilengkapi Penghalang

Cegah Keributan Terulang, Lapangan Ingub Muara Angke Akan Dilengkapi Penghalang

Megapolitan
Truk Kontainer Mogok, Macet Panjang Terjadi di Jalan Kapuk Kamal Raya Cengkareng

Truk Kontainer Mogok, Macet Panjang Terjadi di Jalan Kapuk Kamal Raya Cengkareng

Megapolitan
Ralat Pernyataan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Tak Ada Pegawai Anak-anak di Kantor Pinjol Ilegal PIK

Ralat Pernyataan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Tak Ada Pegawai Anak-anak di Kantor Pinjol Ilegal PIK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.