Kompas.com - 19/07/2016, 17:46 WIB
Suasana pemukiman di RT 05 RW 12 Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang berbatasan langsung dengan Sungai Ciliwung di sebelah kirinya. Rencananya pemukiman ini akan dinormalisasi oleh Pemprov DKI. Kamis (14/7/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusSuasana pemukiman di RT 05 RW 12 Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang berbatasan langsung dengan Sungai Ciliwung di sebelah kirinya. Rencananya pemukiman ini akan dinormalisasi oleh Pemprov DKI. Kamis (14/7/2016)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menggusur bangunan dan permukiman di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang berbatasan langsung dengan Sungai Ciliwung. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan tak akan menunda waktu penggusuran tersebut.

"Kalau (penggusuran) ditunda ya normalisasi sungainya terganggu," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/7/2016).

Basuki menjelaskan, hingga kini, wilayah yang paling banyak terendam banjir ketika hujan adalah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya bangunan liar di ruang terbuka hijau dan bantaran sungai. Sedangkan di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, menurut Ahok, permasalahan banjir sudah berhasil diatasi.

"Logikanya kan air datang dari Selatan (dataran tinggi), kalau semua saluran beres, air laut enggak pasang, pompa berfungsi, ya airnya turun," kata Basuki.

"Sekarang kenapa (Jakarta Selatan) tergenang? Tidak cukup kapasitasnya (tampungan air). Gimana caranya (mengantisipasi genangan di Jakarta Selatan)? Ya bongkar (bangunan yang menutupi saluran air)," kata Basuki.

Rencananya, kawasan Bukit Duri yang berbatasan langsung dengan Sungai Ciliwung akan ditertibkan untuk pembangunan tanggul. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan membangun jalan inspeksi di sana.

Warga terdampak penertiban Bukit Duri akan direlokasi ke Rusunawa Rawabebek, Jakarta Timur. Sudah ada 84 kepala keluarga yang bersedia pindah ke Rusunawa Rawabebek. Eksekusi kawasan tersebut akan dilakukan setelah Rusunawa Rawabebek siap untuk menampung warga Bukit Duri yang terdampak penertiban.

Kompas TV Sidang Gugatan Warga Bukit Duri Ditunda
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Megapolitan
Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Megapolitan
Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Megapolitan
Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Megapolitan
Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Megapolitan
Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Megapolitan
'Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual'

"Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual"

Megapolitan
Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Megapolitan
Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Megapolitan
3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

Megapolitan
Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Megapolitan
Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Megapolitan
Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.