Disebut Masuk Kabinet Gantikan Jonan, Ini Tanggapan Budi Karya Sumadi

Kompas.com - 27/07/2016, 07:38 WIB
Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi berpose usai memberikan presentasi saat berkunjung ke kantor redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Kamis (9/7/2015). KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESDirektur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi berpose usai memberikan presentasi saat berkunjung ke kantor redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Kamis (9/7/2015).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Direktur Utama PT Angkasa Pura II disebut-sebut masuk sebagai salah satu dari delapan nama baru yang akan diumumkan melalui perombakan kabinet (reshuffle) pada Rabu (27/7/2016) siang.

Berdasarkan informasi yang didapat Kompas.com, Budi akan menggantikan Ignasius Jonan sebagai Menteri Perhubungan. Menanggapi informasi itu, Budi mengaku belum dihubungi oleh pihak Istana.

Namun, Budi tidak menampik bahwa sempat ada komunikasi dengan pihak Istana membicarakan hal-hal yang terkait dengan pekerjaannya saat ini di PT Angkasa Pura II.

"Saya belum dihubungi (pihak Istana). Saat ini, saya sangat menikmati mandat yang diberikan kepada saya di Angkasa Pura II, jadi hanya ingin fokus dengan mandat itu," kata Budi saat dihubungi Kompas.com, Rabu pagi.

Tentang namanya yang disebut akan menggantikan Jonan sebagai Menteri Perhubungan, Budi tidak berkomentar lebih lanjut. Dia mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin berandai-andai dan tetap bekerja seperti biasa di bidang yang ditekuni saat ini.

Dalam beberapa hari dan pekan belakangan ini, Budi memang sering bertemu dengan sejumlah pejabat negara.

Para pejabat datang untuk melihat pengerjaan proyek perluasan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta atau yang sebelumnya dinamakan Terminal 3 Ultimate. Mereka di antaranya ada Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto, hingga Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Sebelum Lebaran kemarin, Presiden Joko Widodo pun datang berkunjung ke proyek perluasan Terminal 3. Meski didatangi Jokowi dan pejabat lain, Budi mengaku tidak pernah membicarakan tentang Kabinet Kerja, tetapi hanya soal pembangunan dan kelanjutan proyek perluasan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (Baca: Ini Delapan Wajah Baru dalam Kabinet Kerja )

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Langsung Operasi Yustisi di Bogor, Kapolda Jabar Lihat Masih Banyak Warga Tak Pakai Masker

Pantau Langsung Operasi Yustisi di Bogor, Kapolda Jabar Lihat Masih Banyak Warga Tak Pakai Masker

Megapolitan
Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 yang Berubah-ubah

Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 yang Berubah-ubah

Megapolitan
Seorang Pria yang Bawa Sabu Ditangkap Saat Operasi Yustisi

Seorang Pria yang Bawa Sabu Ditangkap Saat Operasi Yustisi

Megapolitan
PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Megapolitan
Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Megapolitan
Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Megapolitan
Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Megapolitan
PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

Megapolitan
Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Megapolitan
3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

Megapolitan
Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Megapolitan
Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap Saat Bersama Istri

Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap Saat Bersama Istri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X