Kader Golkar Minta Ahok Berfoto dengan Elite Partai

Kompas.com - 28/07/2016, 21:56 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Padjaitan, politisi senior Partai Golkar serta Pimpinan DPD Provinsi Partai Golkar dalam acara penutupan Rapat Pimpinan Nasional di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraPresiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Padjaitan, politisi senior Partai Golkar serta Pimpinan DPD Provinsi Partai Golkar dalam acara penutupan Rapat Pimpinan Nasional di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2016)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kader Golkar yang menghadiri acara Rapimnas di Istora Senayan, Kamis (28/7/2016), meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk berfoto bersama elite partai tersebut. Permintaan itu terjadi saat sesi foto bersama.

Pada awalnya, sesi foto elite Golkar hanya untuk Presiden Joko Widodo. Namun, terdengar teriakan dari arah tribun yang meminta Ahok untuk ikut serta.

"Ahok Ahok," teriak orang-orang dari arah tribun.

Pembaca acara Tina Talisa merespons teriakan itu dan meminta Ahok untuk ikut maju ke depan.

"Kami meminta Gubernur DKI untuk ikut maju ke atas panggung," kata Tina.

(Baca: Datangi Rapimnas Golkar, Ahok Semobil dengan Jokowi dan Megawati.)

Rapimnas Partai Golkar dimulai sekitar pukul 19.45 dan berakhir sekitar pukul 21.00. Selain Jokowi dan Ahok, acara itu juga dihadiri mantan Presiden BJ Habibie, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI-P, Ketua DPR Ade Komaruddin, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kategori Baru 'Orang Tanpa Gejala' Terkait Covid-19, Bagaimana Penanganannya?

Ada Kategori Baru "Orang Tanpa Gejala" Terkait Covid-19, Bagaimana Penanganannya?

Megapolitan
UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

Megapolitan
Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X