Kompas.com - 29/07/2016, 14:46 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI telah memecat delapan oknum pekerja harian lepas (PHL) yang terlibat dalam kasus jual beli lahan untuk makam fiktif. Selain itu, 48 pegawai negeri sipil (PNS) juga sudah dimutasi dari jabatannya.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin, mengatakan, pihaknya memanfaatkan konflik di antara oknum-oknum yang terlibat dalam penjualan lahan makam untuk mengetahui siapa saja oknum yang "bermain".

"Intinya kami mencoba memanfaatkan suatu konflik. Ketika di dalam permainan ada yang sakit hati, ada yang kurang kebagian, biasanya bersuara. Inilah yang jadi sumber kami untuk cari jalurnya ke mana," ujar Djafar di TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (29/7/2016).

Dari hasil penelusuran Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, permainan jual beli lahan ini sudah menjadi sebuah sistem. Sistem itu bermula dari lingkungan masyarakat di RT/RW hingga ke oknum pengawas makam yang merupakan PNS.

"Permainan suatu sistem dimulai dari RT/RW, kemudian petugas di lapangan dan pengurus makam dari masyarakat. (Mereka) sama-sama mencari nafkah di makam. Ada PHL juga, ada pengawas makam termasuk di dalamnya. Nah ini yang diduganya," papar Djafar.

Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta sudah menemukan 376 makam yang diduga fiktif. Makam-makam fiktif tersebut tersebar di tujuh TPU, yakni TPU Tegal Alur, Menteng Pulo, Kawi-kawi, Karet Bivak, Karet Pasar Baru, Pondok Ranggon, dan Kampung Kandang. Jumlah terbanyak ditemukan di TPU Tegal Alur, yakni 164 makam diduga fiktif. (Baca: Begini Prosedur Mengurus Sewa Makam di Jakarta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 26 Mei: Tambah 16 Kasus Covid-19 di Tangsel, 116 Pasien Dirawat

UPDATE 26 Mei: Tambah 16 Kasus Covid-19 di Tangsel, 116 Pasien Dirawat

Megapolitan
Formula E Jakarta Sudah di Depan Mata: Tiket Hampir Ludes, Replika Mobil Balap Akan Dipamerkan di Area CFD

Formula E Jakarta Sudah di Depan Mata: Tiket Hampir Ludes, Replika Mobil Balap Akan Dipamerkan di Area CFD

Megapolitan
Perampok Beraksi di Ciputat, Korban Diancam dan Diikat, lalu 'Ngesot' Minta Tolong Usai Pelaku Kabur

Perampok Beraksi di Ciputat, Korban Diancam dan Diikat, lalu "Ngesot" Minta Tolong Usai Pelaku Kabur

Megapolitan
Sederet Fakta Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, Berawal Pengemudi Pajero Ngebut, Pasutri Tewas

Sederet Fakta Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, Berawal Pengemudi Pajero Ngebut, Pasutri Tewas

Megapolitan
Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Megapolitan
Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

Megapolitan
Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan 'Coaching Clinic' di GBK...

Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan "Coaching Clinic" di GBK...

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Megapolitan
11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

Megapolitan
9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

Megapolitan
Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Megapolitan
Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Megapolitan
7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.