Kompas.com - 29/07/2016, 18:15 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat memasang pelat merah untuk mobilnya agar bisa melewati jalur yang menjadi lokasi uji coba pembatasan kendaraan melalui sistem pelat nomor ganjil genap. Padahal, Basuki tidak perlu menggunakan pelat merah karena mobilnya termasuk kendaraan dinas yang diperbolehkan melintas.

Kendaraan dinas Basuki memiliki pelat RFR yang merupakan kode mobil pejabat. Mobil dinas jenis ini boleh melintas di jalur ganjil genap.

"Sebetulnya mobil kayak saya yang RFR, RFS boleh. Tapi banyak pengusaha pada gaya pakai pelat RFS gitu kan," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (29/7/2016).

Basuki khawatir jika mobilnya bisa bebas melintasi jalur ganjil genap, akan banyak warga yang membuat pelat dengan kode mobil pejabat. Padahal, itu merupakan kode untuk mobil pejabat bukan untuk mobil pribadi.

"Makanya saya takut uji coba satu minggu ini kalau saya pakai RFR terus, semua berpikir oh rupanya RFR enggak ditangkap. Jadi ya sudahlah saya ngajarin dulu, pakai pelat merah dulu deh," ujar Basuki.

Terkait evaluasi sistem ganjil genap, Basuki mengaku puas. Basuki menilai masyarakat sudah mulai bisa menerima aturan baru ini. Kata dia, polisi juga tidak menemukan adanya pelat nomor palsu kendaraan jenis mobil.

"Bahkan mobil pelat RI saja yang boleh masuk busway, kalau enggak kepepet, menteri-menteri enggak akan masuk nih. Jadi dari pejabat atas juga sudah kasih contoh," ujar Basuki.

Kompas TV Uji Coba Sistem Pelat Ganjil Genap Dilakukan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan 'Stick Cone', B2W Nilai Beton Paling Ideal Jadi Pembatas Jalur Sepeda di Jakarta

Bukan "Stick Cone", B2W Nilai Beton Paling Ideal Jadi Pembatas Jalur Sepeda di Jakarta

Megapolitan
Trauma Akibat KDRT, Lesti Kejora Ogah Serumah dengan Rizky Billar

Trauma Akibat KDRT, Lesti Kejora Ogah Serumah dengan Rizky Billar

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Megapolitan
Hujan Deras, 3 RT di Kelurahan Gedong Pasar Rebo Terendam Banjir Lebih dari 30 Cm

Hujan Deras, 3 RT di Kelurahan Gedong Pasar Rebo Terendam Banjir Lebih dari 30 Cm

Megapolitan
Remaja di Tambora Tiba-Tiba Dibacok saat Nongkrong Dekat Rumah, 4 Pelaku Ditangkap

Remaja di Tambora Tiba-Tiba Dibacok saat Nongkrong Dekat Rumah, 4 Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Sambut HUT Ke-77 TNI, 63 Kendaraan Tempur Dipamerkan di Sekitar Istana

Sambut HUT Ke-77 TNI, 63 Kendaraan Tempur Dipamerkan di Sekitar Istana

Megapolitan
NasDem DPRD DKI Tanggapi Ernest Prakasa soal Deklarasi Anies Capres Saat Tragedi Kanjuruhan

NasDem DPRD DKI Tanggapi Ernest Prakasa soal Deklarasi Anies Capres Saat Tragedi Kanjuruhan

Megapolitan
Anies Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, Begini Riwayat Penggusuran di Jakarta

Anies Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, Begini Riwayat Penggusuran di Jakarta

Megapolitan
Tangsel Dilanda Hujan Deras Sore Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Tangsel Dilanda Hujan Deras Sore Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Megapolitan
Beredar Pesan Gangster Akan Serang Warga secara Acak, Polda Metro: Jangan Percaya, Itu Tidak Ada

Beredar Pesan Gangster Akan Serang Warga secara Acak, Polda Metro: Jangan Percaya, Itu Tidak Ada

Megapolitan
Siap Kampanye, Nasdem Bekasi Sudah Koordinasi dengan Relawan Anies

Siap Kampanye, Nasdem Bekasi Sudah Koordinasi dengan Relawan Anies

Megapolitan
Malah Ngebut Saat Lihat Polisi di Operasi Zebra, Pelajar: Saya Takut Ditilang

Malah Ngebut Saat Lihat Polisi di Operasi Zebra, Pelajar: Saya Takut Ditilang

Megapolitan
Kronologi Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Komika Mamat Alkatiri: 'Roasting' Anggota DPR, lalu Dipolisikan

Kronologi Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Komika Mamat Alkatiri: "Roasting" Anggota DPR, lalu Dipolisikan

Megapolitan
Konvoi Demo Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unpam Isi Bensin di SPBU Vivo

Konvoi Demo Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unpam Isi Bensin di SPBU Vivo

Megapolitan
Penyebab Penumpukan Penumpang di Halte Transjakarta, Kartu Terblokir karena Belum 'Tap Out'

Penyebab Penumpukan Penumpang di Halte Transjakarta, Kartu Terblokir karena Belum "Tap Out"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.