Mengeluh Asam Urat, Ivan Haz Minta Izin Berobat

Kompas.com - 02/08/2016, 18:59 WIB
Fanny Safriansyah alias Ivan Haz sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/7/2016). Nursita SariFanny Safriansyah alias Ivan Haz sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/7/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Anggota DPR RI, Fanny Safriansyah atau Ivan Haz, mengeluh sakit asam urat saat mengikuti sidang kasus yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2016).

Ivan menjadi terdakwa atas kasus dugaan kekerasan terhadap pembantu rumah tangganya.

Melalui kuasa hukumnya, Ivan meminta izin kepada majelis hakim untuk berobat sesaat sebelum sidang selesai.

"Mohon izin, Yang Mulia, jika diizinkan, supaya klien kami bisa berobat karena sudah cukup lama kena asam urat," kata salah satu kuasa hukum Ivan, Firman Wijaya, di hadapan majelis hakim.

(Baca juga: Tuntutan 2 Tahun Penjara untuk Ivan Haz Dinilai Terlalu Ringan)

Ivan mengeluh asam urat sejak dua pekan lalu. Ia pun mengatakan bahwa kadar kolestrolnya cukup tinggi.

Atas permintaan Ivan ini, Ketua Majelis Hakim Yohanes Priyana menyampaikan, selama ada surat rekomendasi dari dokter untuk dirawat, hakim akan memberikan izin kepada Ivan.

Surat dari dokter itu diminta segera diberikan kepada majelis hakim. Berdasarkan pantauan Kompas.com, Ivan tampak pincang saat berjalan dari tempat duduk kuasa hukumnya menuju kursi terdakwa.

Majelis hakim sempat menanyakan apakah Ivan dalam kondisi sehat dan siap untuk mengikuti persidangan atau tidak.

Pada sidang hari ini, Ivan menyampaikan pleidoi atau nota pembelaannya terhadap tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam pleidoinya, pihak Ivan menekankan bahwa korban kekerasan Ivan tidak mengalami luka serius.

Selain itu, Ivan menyampaikan pembelaan bahwa ia telah membayar ganti rugi atas perbuatannya dengan total Rp 250 juta.

Untuk korban T, Ivan memberikan uang Rp 150 juta, korban ES Rp 50 juta, dan korban R sebesar Rp 50 juta.

(Baca juga: Kuasa Hukum Ivan Haz Bersikukuh Kliennya Tak Bersalah karena Sudah Ganti Rugi Korban)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Megapolitan
Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Megapolitan
Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Megapolitan
Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Megapolitan
Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Megapolitan
Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Megapolitan
Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Megapolitan
Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Megapolitan
Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Megapolitan
Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Megapolitan
Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Megapolitan
Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Megapolitan
Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Megapolitan
Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X