Kompas.com - 05/08/2016, 16:49 WIB
Salah satu sudut di area check in Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (4/8/2016). Terminal terbesar se-Indonesia ini akan dioperasikan pada 9 Agustus 2016 mendatang, dengan melayani penerbangan domestik maskapai Garuda Indonesia. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERASalah satu sudut di area check in Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (4/8/2016). Terminal terbesar se-Indonesia ini akan dioperasikan pada 9 Agustus 2016 mendatang, dengan melayani penerbangan domestik maskapai Garuda Indonesia.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

TANGERANG, KOMPAS.com - Pelaksana tugas Direktur Utama PT Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo mengatakan, semua sistem layanan taksi di Bandara Soekarno-Hatta akan disamakan.

Sistem yang dimaksud adalah FIFO (First In First Out), seperti yang telah diterapkan di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, belum lama ini.

"Soal taksi, kami usahakan supaya semuanya dengan sistem FIFO. Sekarang kan belum semua, masih beberapa saja. Jadi, kalau ada penumpang yang masih pilih-pilih taksi, bisa mulai antre lagi dari belakang," kata Djoko kepada Kompas.com, Jumat (5/8/2016).

Saat ini, sistem FIFO baru diterapkan di Terminal 1 dan uji coba di Terminal 2. Sedangkan di Terminal 3, baik di gedung yang sudah beroperasi maupun yang belum, masih menggunakan sistem lama, di mana penumpang dapat memilih taksi mana yang ingin dia naiki.

Penerapan sistem FIFO ditujukan untuk mengurangi kepadatan antrean penumpang yang ingin naik taksi di sebuah bandara.

Selain itu, sistem FIFO dinilai dapat meminimalkan ketimpangan akibat dominasi sejumlah perusahaan taksi yang armadanya lebih banyak.

Adapun sistem ini membuat semua operator taksi yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta tidak lagi memiliki titik angkut sendiri, seperti sistem yang diterapkan sebelumnya. Semua operator taksi antre di satu jalur khusus untuk mengangkut penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan kata lain, penumpang diajak untuk naik taksi yang antre di barisan paling depan, apa pun operator taksinya.

Kompas TV Terminal III Ultimate Beroperasi 9 Agustus
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.