Ahok: Akan Ada 40 Bus Tingkat Beroperasi di Jakarta hingga Akhir Tahun

Kompas.com - 07/08/2016, 13:48 WIB
Bank CIMB Niaga menyumbang sebuah bus tingkat wisata kepada Pemprov DKI Jakarta, Minggu (7/8/2016). Bus ini merupakan bus tingkat ke-14 yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaBank CIMB Niaga menyumbang sebuah bus tingkat wisata kepada Pemprov DKI Jakarta, Minggu (7/8/2016). Bus ini merupakan bus tingkat ke-14 yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memiliki 40 bus tingkat wisata hingga akhir tahun ini. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok setelah menerima sumbangan bus tingkat wisata dari PT Bank CIMB Niaga Tbk, Minggu (7/8/2016) ini.

"Akhir tahun ada 40 bus tingkat seperti ini. Semua bus ini enggak pakai APBD DKI, semuanya sumbangan," kata Ahok di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat.

Hingga kini, Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki 14 unit bus tingkat wisata. Sebanyak lima bus dibeli melalui APBD DKI Jakarta. Sisanya dibiayai oleh perusahaan swasta, antara lain oleh Coca Cola, Tahir Foundation, Alfamart, dan Tower Bersama Group.

"Yang paling penting bagi saya, mereknya mesti merek internasional. Saya enggak mau mereknya merek 'Ahok', mesti yang top, asal Eropa-lah," kata Ahok.

Ia menginginkan warga menggunakan bus tingkat sebagai salah satu kendaraan alternatif menuju lokasi wisata. Harapannya, Jakarta sama seperti London yang memiliki banyak bus tingkat.

"Jadi kami harapkan para turis dalam negeri maupun luar negeri, besok kalau ke Jakarta, ke tempat wisata termasuk stasiun kereta, pakai bus tingkat," kata Basuki.

Ia berharap perusahaan swasta terus berkontribusi bagi Pemprov DKI Jakarta. Nantinya APBD DKI Jakarta akan difokuskan untuk pemberian subsidi bagi warga, seperti subsidi kesehatan, pendidikan, transportasi, dan lain-lain.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X