Polisi Konfrontasi Keterangan Siswi Magang yang Mengaku Diperkosa

Kompas.com - 09/08/2016, 13:07 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih mendalami kasus dugaan pemerkosaan terhadap siswi magang M (17) dengan tertuduh tiga oknum PNS Pemprov DKI Jakarta. Saat ini, pihak kepolisian tengah memanggil pelapor dan terlapor untuk dikonfrontasi  keterangannya.

"Dikonfrontasi karena keterangan saksi pelapor dengan saksi-saksi lainnya berbeda," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung, saat dihubungi, Selasa (9/8/2016).

Tahan menjelaskan, perbedaan keterangan tersebut terkait warna baju terduga pelaku. Pasalnya, keterangan M mengenai baju yang digunakan oleh para terduga pelaku berbeda dengan keterangan saksi-saksi dan keterangan CCTV.

"Keterangan saksi, warna baju pelaku saat kejadian dan warna baju pelaku dalam rekaman CCTV itu berbeda. Kami buktikan dengan konfrontasi," kata Tahan.

Siswi magang itu mengaku telah dicabuli oleh H, A dan Y di kantor Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Soal hasil visum M yang tidak diberikan pihak kepolisian kepada pengacaranya, Tahan mengatakan bahwa pihaknya tidak berkewajiban untuk melaporkan hasil penyelidikan kepada pengacara korban.

"Kami tidak ada kewajiban melaporkan hasil penyelidikan kepada pengacara," kata Tahan.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X