Kesalahpahaman Antara Ahok dan Risma yang Berbuntut Panjang Halaman 1 - Kompas.com

Kesalahpahaman Antara Ahok dan Risma yang Berbuntut Panjang

Kompas.com - 13/08/2016, 09:23 WIB
Alsadad Rudi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto saat menjadi pembicara dalam acara IMA Youth Forum MDG's Award, di Gedung Djakarta Theatre, Jakarta, Sabtu (15/3/2014)


JAKARTA, KOMPAS.com -
Tiba-tiba saja, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meluapkan kekesalannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Risma tersinggung karena Basuki menyebut Surabaya setara dengan Jakarta Selatan.

"Pak Ahok (sapaan Basuki) kalau bicara pakai data dong, luas Surabaya itu hampir separuhnya luas DKI, dan itu saya sendiri yang pimpin," kata Risma, Kamis (11/8/2016).

Saat itu, Risma mengaku memang harus bicara karena Ahok dinilai kerap membanding-bandingkan pembangunan di Jakarta dengan Surabaya. Menurut Risma, dia berbicara seperti itu sebelum warga Surabaya tersinggung dan melakukan sesuatu terkait ucapan Ahok.

Ucapan Ahok yang menyamakan Surabaya dengan Jakarta Selatan dinilai Risma sebagai persamaan dalam segi luas wilayah. Risma menjelaskan, luas Surabaya 374,8 kilometer persegi, sementara luas DKI 661,5 kilometer persegi.

Uang Surabaya di APBD hanya Rp 7,9 triliun, sementara DKI Rp 64 triliun.

"Tetapi, kami bisa membangun trotoar, sekolah gratis, kesehatan gratis, bahkan memberi makan orang-orang jompo setiap harinya," kata Risma.

Risma mengatakan, Surabaya bisa melakukan itu semua karena menerapkan manajemen dan efisiensi anggaran yang cukup ketat sehingga bisa dioptimalkan untuk pelayanan masyarakat.


Page:
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorIndra Akuntono

Close Ads X