Lebaran Betawi Dipertimbangkan Digelar di JIExpo Kemayoran

Kompas.com - 14/08/2016, 15:52 WIB
Dua orang anak yang tengah memperagakan jurus silat Betawi dalam acara Lebaran Betawi 2016 di Lapangan Betawi, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (14/8/2016). Alsadad RudiDua orang anak yang tengah memperagakan jurus silat Betawi dalam acara Lebaran Betawi 2016 di Lapangan Betawi, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (14/8/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memindahkan lokasi penyelenggaraan Lebaran Betawi ke JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku sudah membahas rencana tersebut bersama dengan Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

"Tadi saya rapat dengan Bamus, Insya Allah tahun depan kita evaluasi. Kalau perlu kita gunakan JIExpo," ujar Djarot usai menghadiri acara Lebaran Betawi 2016, di Lapangan Betawi, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (14/8/2016).

Menurut Djarot, pemindahan lokasi penyelenggaraan Lebaran Betawi bertujuan agar semakin banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terlibat dalam acara rutin tahunan itu.


"Jadi nanti ada juga pasarnya. Sehingga kita bisa menyajikan kuliner Betawi," ujar Djarot.

Acara Lebaran Betawi tercatat sudah bebeerapa kali berpindah tempat. Pada 2014, acara tersebut masih digelar di Lapangan Monas.

Namun, mulai tahun lalu dan sampai saat ini, acara digelar di Lapangan Banteng.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bom Katapel, Monyet, dan Abdul Basith pada Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden

Bom Katapel, Monyet, dan Abdul Basith pada Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Megapolitan
Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Megapolitan
Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

Megapolitan
Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Megapolitan
F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X