Ini Penyebab KRL Antre di Stasiun Manggarai

Kompas.com - 18/08/2016, 19:53 WIB
Dua orang pekerja terlihat sedang membawa sebuah beton dalam proyek pengerjaan perpanjangan peron di Stasiun Manggarai, Sabtu (12/9/2015). Perpanjangan peron dilakukan terkait akan segera dioperasikannya kereta rel listrik commuterline drngan formasi 12 kereta. Kompas.com/Alsadad RudiDua orang pekerja terlihat sedang membawa sebuah beton dalam proyek pengerjaan perpanjangan peron di Stasiun Manggarai, Sabtu (12/9/2015). Perpanjangan peron dilakukan terkait akan segera dioperasikannya kereta rel listrik commuterline drngan formasi 12 kereta.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Jabodetabek (KCJ) mengakui lalu lintas kereta rel listrik yang melewati Stasiun Manggarai sangat padat. Direktur Utama PT KCJ M Fadhil menyebut hal itu mengakibatkan rute yang melintasi Stasiun Manggarai akan tertahan dalam waktu yang cukup lama.

"Di Stasiun Manggarai, terjadi penambahan perjalanan KRL dan penumpang. Kami akui sangat sulit (mengatasi antrean KRL) di Stasiun Manggarai, bahkan di sana bisa mencapai (penumpukan) 900.000 penumpang," kata Fadhil, dalam konferensi pers di Jakarta Railway Center, Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Pada tahun 2013, ada sebanyak 507 perjalanan dengan jumlah penumpan?g 431.886 orang. Sedangkan pada tahun 2016, meningkat menjadi 897 perjalanan dengan penumpang 885.642 orang. Dia menjelaskan, rekayasa antrean, seperti pemotongan perjalanan, tak bisa mengatasi permasalahan di Stasiun Manggarai.

"Kecuali dengan revitalisasi stasiun menjadi dua lantai, termasuk rel bertingkat untuk memisahkan rangkaian KRL dari Bogor (Depok), Bekasi, Jakarta Kota dan Tanah Abang," kata Fadhil.

Saat ini, Kemenhub tengah merevitalisasi Stasiun Manggarai. Dia menjamin, tak akan terjadi keterlambatan kedatangan KRL setelah revitalisasi rampung dilaksanakan.

"Jika itu (revitalisasi Stasiun Manggarai) terjadi, ketepatan waktu kedatangan bisa nol atau sangat tepat," kata Fadhil.

Revitalisasi Stasiun Manggarai menjadi dua lantai ditargetkan selesai pada awal tahun 2019. (Baca: Atasi Antrean KRL di Stasiun Manggarai, PT KAI Kurangi Jumlah Perjalanan)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Megapolitan
Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Sepasang Lansia di Warakas Ditemukan Tewas di Dalam Rumah yang Terkunci

Sepasang Lansia di Warakas Ditemukan Tewas di Dalam Rumah yang Terkunci

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Tambah 357, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Ada 23.266

UPDATE 5 Agustus: Tambah 357, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Ada 23.266

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X