Kapolda Metro Jaya Larang Anggotanya Tampil Hedonis dan Seronok di Medsos

Kompas.com - 22/08/2016, 19:09 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto saat meninjau kesiapan peralatan antisipasi banjir di lapangan Sabhara Polda Metro Jaya, Senin (22/8/2016). Akhdi Martin PratamaKapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto saat meninjau kesiapan peralatan antisipasi banjir di lapangan Sabhara Polda Metro Jaya, Senin (22/8/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto mengimbau jajarannya untuk bijak saat menggunakan media sosial. Ia meminta agar anggotanya tidak mengunggah hal-hal yang bersifat pornografi di media sosial dan tidak tampil dengan gaya berlebihan saat bertugas.

"Anggota kepolisian dilarang meng-upload ke medsos termasuk dalam tampilan seronok, pornografi, itu pasti kami tindak," ujar Moechgiyarto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/8/2016).

Menurut Moechgiyarto, Polri pun telah mengeluarkan telegram rahasia mengenai aturan tersebut dan akan menindak jika ada anggota yang melanggarnya.

"Tampil hedonisme dengan kemewahan hidup itu juga tidak pas. Itu sudah dibuat TR (telegram rahasia) dan itu merupakan pelanggaran disiplin," ucapnya.

Ia mencontohkan, gaya hidup hedonis yang dimaksud adalah penggunaan barang-barang bermerek mewah. Penggunaan barang seperti itu, kata Moechgiyarto, akan menimbulkan kecurigaan dari masyarakat.

"Hedonisme yang gaya hidupnya, style-nya misalnya ada polisi gunakan barang mewah, bermerek yang boleh nyatakan gajinya saja gak segitu itu kan nanti orang curiga," kata Moechgiyarto.

Meskipun barang tersebut merupakan barang milik sendiri, didapat dari keluarga atau warisan, Moechgiyarto tetap berharap agar tidak digunakan saat bertugas.

"Meskipun alasannya, oh itu dari nenek moyang dia yang kaya tujuh turunan, silakan, tapi jangan dibawa ke hubungan kepolisian," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Megapolitan
Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X