Nachrowi: Partai Demokrat Amati PDI-P Usai Pilih Ady Wijaya sebagai Ketua DPD DKI

Kompas.com - 02/09/2016, 17:36 WIB
Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKetua DPD Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli
Penulis Jessi Carina
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli berharap DPD PDI Perjuangan DKI tetap bersama Koalisi Kekeluargaan, meskipun partai tersebut sudah memiliki Ketua DPD PDI-P DKI yang baru, yaitu Ady Wijaya.

"Kami belum ketemu lagi antara Koalisi Kekeluargaan dan PDI-P. Namun, harapan kami, Koalisi Kekeluargaan tetap utuh sehingga bisa head to head dengan petahana," ujar Nachrowi ketika dihubungi, Jumat (2/9/2016).

Nachrowi mengatakan, partainya masih mengamati segala keputusan yang ada di PDI Perjuangan. Dengan dipilihnya Ady Wijaya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Nachrowi ingin tahu potensi perubahan sikap partai berlambang banteng itu.

"Kami juga lagi amati PDI-P DKI setelah dipimpin Pak Aming (sapaan Ady Wijaya) ada perubahan apa. Kami kan kepingin tahu," ujar Nachrowi. (Baca: Prasetio: Jelang Pilkada, DPD PDI-P DKI Butuh Ketua Definitif)

Ketika DPD PDI-P DKI Jakarta dipimpin Bambang DH, partai berlambang banteng itu bergabung dengan Koalisi Kekeluargaan. Kini, Bambang DH fokus pada jabatan sebelumnya, yaitu Ketua DPP bidang Pemenangan Pemilu.

Koalisi Kekeluargaan diisi oleh tujuh partai politik di tingkat Provinsi DKI Jakarta, yaitu Partai Gerindra, PDI-P, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional. (Baca: DPP PDI-P Tegaskan Pergantian Bambang DH Bukan karena Dia Menolak Ahok)

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Megapolitan
Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Megapolitan
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Megapolitan
Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Megapolitan
17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Megapolitan
ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

Megapolitan
BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X