Rizal Ramli: Kepemimpinan DKI Harus Belajar dari Bang Ben yang Merakyat

Kompas.com - 05/09/2016, 12:29 WIB
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli  didampingi Biem Benyamin, menyambangi makam komedian Benyamin Sueb di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016) Kompas.com/David Oliver PurbaMantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli didampingi Biem Benyamin, menyambangi makam komedian Benyamin Sueb di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, menyambangi makam komedian Benyamin Sueb di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016). Ia didampingi anak ketiga Benyamin, yaitu Biem Benyamin.

Rizal menceritakan padangannya mengenai sosok Bang Ben, sapaan Benyamin. Rizal menilai, Benyamin merupakan sosok sederhana yang merakyat. Gaya serta kesederhanaan Benyamin menurut Rizal mewakil rakyat Ibu Kota yang sebenarnya.

Rizal juga membandingkan karakter Benyamin dengan kebijakan Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Menurut Rizal, harusnya kebijakan Pemprov lebih merakyat layaknya lawakan-lawakan Benyamin yang merupakan perwakilan dari suara rakyat Jakarta.

"Kepemimpinan Jakarta belajar dari Bang Benyamin, bikin gembira jangan bikin rakyat marah-marah," kata Rizal.

Untuk menghormati jasa Benyamin, Rizal meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI untuk membuatkan museum khusus untuk Benyamin. Rizal menyindir bahwa pemerintahan Ahok  saat ini hanya fokus pada bangunan modern seperti mal, dan bukan bangunan kebudayaan.

"Rakyat harus dikasih yang asyik-asyik. Harusnya (Jakarta) ada roh budayanya, jangan hanya mal-mal doang," ujar Rizal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X