Warga Tak Menyangka Rumah M Jadi Tempat Simpan Obat Kedaluwarsa

Kompas.com - 05/09/2016, 19:17 WIB
Warga RT 07 RW 14 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur dikejutkan dengan penggerebekan polisi di rumah nomor 25 pada Kamis 1 September 2016. Rumah yang diketahui ditempati M (41) itu ternyata menyimpan obat kadarluarsa. Senin (5/9/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusWarga RT 07 RW 14 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur dikejutkan dengan penggerebekan polisi di rumah nomor 25 pada Kamis 1 September 2016. Rumah yang diketahui ditempati M (41) itu ternyata menyimpan obat kadarluarsa. Senin (5/9/2016)
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga RT 07 RW 14 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, dikejutkan dengan penggerebekan polisi di rumah nomor 25 pada Kamis (1/9/2016).

Belakangan, warga baru tahu kalau rumah yang dikontrak M (41) dan istri serta dua anaknya itu menyimpan obat kedaluwarsa. Warga hanya tahu kalau M hanya penjual obat di Pasar Pramuka.

Menurut pantauan Kompas.com, Senin (5/9/2016), rumah M yang digerebek itu berada di gang sempit yang hanya dapat dilalui sepeda motor dari Jalan Kayu Manis IV, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur.

Sekitar 100 meter dari mulut gang, di sanalah M bertempat tinggal mengontrak sebuah rumah berlantai dua. Rumah bertembok keramik putih dan cat hijau itu disebut sudah dua tahun belakangan ditempati M bersama istri dan dua anaknya. Riski (40), salah satu warga RT 07 RW 14, mengatakan, warga tak tahu kalau M menjual obat kedaluwarsa.

"Enggak tahu, warga sini cuma tahu dia jual obat aja," kata Riski, saat ditemui dekat rumah M, Senin (5/9/2016).

Tidak ada yang mencurigakan dari aktivitas M dari pengelihatan warga sekitar. "Sama lingkungan sosial biasa saja, sama kayak warga yang lain. Enggak ada yang mencurigakan," ujar Riski.

Namun, warga sering melihat M kedatangan tamu yang wara-wiri. DF tetangga samping tempat tinggal M juga tak menyangka tetangganya itu menyimpan obat kedaluwarsa.

Saat digerebek pada Kamis lalu sekitar pukul 14.00, polisi menyita belasan dus dan karung obat dari kontrakan M.

"Cuma tahu dia penjual obat di Pasar Pramuka, tetapi sebelumnya kami enggak tahu obatnya kedaluwarsa. Pas penggerebekan kemarin itu aja baru tahu," ujar DF.

Aktivitas M hilir mudik pulang ke tempat tinggalnya juga tidak mencurigakan. Istri M juga suka bergaul dengan warga sekitar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Megapolitan
Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Megapolitan
Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Megapolitan
Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Megapolitan
Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Megapolitan
Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Megapolitan
1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Megapolitan
Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Megapolitan
3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

Megapolitan
Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.