Kompas.com - 08/09/2016, 19:35 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi membekuk empat perampok rumah mantan Wakil Direktur Utama Exxon Mobil, Asep Sulaiman, di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Keempat pelaku tersebut adalah AJS (38), SU (32), RHN (36), dan SAS (52), sedangkan satu orang lagi yang masih buron adalah CH.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, aksi perampokan tersebut sudah direncanakan secara matang. Pasalnya, dua hari sebelum beraksi, yakni pada Kamis (1/9/2016), para pelaku sempat melakukan survei ke kediaman Asep.

"Instruksi untuk melakukan pemetaan di lokasi berdasarkan perintah AJS. Dia ini leader-nya," ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/9/2016).

Kemudian, pada Jumat (2/9/2016), kelima pelaku berkumpul di sebuah rumah sakit di kawasan Karawaci untuk merencanakan aksi tersebut. Di situlah, mereka juga membagi peran saat nanti menjalankan aksinya.

Selanjutnya, setelah mengetahui peran masing-masing, para pelaku sekitar pukul 23.30 WIB dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner milik AJS tiba di Hotel Asri, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Lokasi itu hanya sebagai tempat transit sementara sebelum melakukan aksinya.

"Sebelum berangkat ke TKP, di hotel, mereka sempat memesan makanan. Nah, di sini terungkap dari office boy bahwa pelaku berjumlah lima orang," ucapnya.

Awi melanjutkan, pada Sabtu (3/9/2016) sekitar pukul 01.30 WIB, para pelaku dengan menumpangi mobil Fortuner milik AJS bergerak ke rumah korban. Setibanya di rumah korban, AJS dan SU mengendap-endap masuk ke rumah korban, sedangkan RHN menunggu di mobil. Sementara itu, SAS dan CH bertugas mengawasi kondisi di sekitar rumah korban.

"Mobilnya itu berhenti di samping portal sehingga security kompleks tidak mengetahui karena para pelaku masuk tidak melalui gerbang yang dijaga," kata Awi.

Lalu, AJS dan SU masuk ke rumah korban dengan menaiki pagar menuju lantai 1 rumah korban. Tak kunjung bisa membuka pintu, korban menunggu penghuni rumah terbangun dan membuka pintu. Akhirnya, sekitar pukul 05.30 WIB, pembantu rumah tersebut yang bernama Reni membuka pintu dan langsung ditodong dengan senjata api oleh AJS.

Setelah ditodong, Reni diminta menunjukkan kamar majikannya dan menyuruhnya mengetuk pintu. Mendengar pembantunya menangis, Asep pun curiga dan melihat ke arah jendela kamar, dan pelaku langsung menodongkan senjata.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjatuh dari Motor Saat Kabur, Jambret yang Beraksi di Cilandak Ditangkap Warga

Terjatuh dari Motor Saat Kabur, Jambret yang Beraksi di Cilandak Ditangkap Warga

Megapolitan
Pelatihan Kerja Gratis dari Toyota di Jakarta Utara Dibuka

Pelatihan Kerja Gratis dari Toyota di Jakarta Utara Dibuka

Megapolitan
Warga Tangsel Ungkap Kondisi Anjingnya yang Terluka Saat Dititip di Pet Shop, Jari Membusuk hingga Diamputasi

Warga Tangsel Ungkap Kondisi Anjingnya yang Terluka Saat Dititip di Pet Shop, Jari Membusuk hingga Diamputasi

Megapolitan
25.000 Warganet Teken Petisi JusticeForMaxi agar Petshop di Tangsel Ditutup

25.000 Warganet Teken Petisi JusticeForMaxi agar Petshop di Tangsel Ditutup

Megapolitan
Pelatihan Kerja Gratis Berbagai Kejuruan di PPKD Jakarta Barat Dibuka

Pelatihan Kerja Gratis Berbagai Kejuruan di PPKD Jakarta Barat Dibuka

Megapolitan
Oknum Polisi di Kompleks Polri Ragunan Disebut Lepaskan Tembakan 8 Kali

Oknum Polisi di Kompleks Polri Ragunan Disebut Lepaskan Tembakan 8 Kali

Megapolitan
Anjingnya Mati Usai Dititipkan, Warga Tangsel Bikin Petisi Minta Sebuah Pet Shop Ditutup

Anjingnya Mati Usai Dititipkan, Warga Tangsel Bikin Petisi Minta Sebuah Pet Shop Ditutup

Megapolitan
Polisi Pastikan Demo Buruh di Patung Kuda Berjalan Tertib

Polisi Pastikan Demo Buruh di Patung Kuda Berjalan Tertib

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pastikan Oknum Polisi yang Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan Sudah Diamankan

Polda Metro Jaya Pastikan Oknum Polisi yang Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan Sudah Diamankan

Megapolitan
Tiga Kios Terbakar di Kramat Jati, Diduga akibat Korsleting Listrik

Tiga Kios Terbakar di Kramat Jati, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Ada Pengalihan Rute Transjakarta akibat Demo, Berikut Rinciannya...

Ada Pengalihan Rute Transjakarta akibat Demo, Berikut Rinciannya...

Megapolitan
Demo Buruh di Patung Kuda Selesai, Massa Mulai Membubarkan Diri

Demo Buruh di Patung Kuda Selesai, Massa Mulai Membubarkan Diri

Megapolitan
Sejumlah Tuntutan Buruh yang Demo di Patung Kuda Hari Ini

Sejumlah Tuntutan Buruh yang Demo di Patung Kuda Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 21 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 93

UPDATE 21 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 93

Megapolitan
Buruh Demo di Patung Kuda, KASBI: Bentuk Konkret Kritik Kami untuk Penguasa

Buruh Demo di Patung Kuda, KASBI: Bentuk Konkret Kritik Kami untuk Penguasa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.