Kompas.com - 16/09/2016, 11:53 WIB
Ratusan polisi apel sebelum berjaga di Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta untuk menangani aksi unjuk rasa Forum RT/RW DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaRatusan polisi apel sebelum berjaga di Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta untuk menangani aksi unjuk rasa Forum RT/RW DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan polisi terlihat berjaga di halaman Balai Kota DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016). Rencananya, siang ini akan ada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Forum RT/RW DKI Jakarta.

"Ada 185 personel yang berjaga. Terdiri dari Brimob, Sabhara Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, dan Polsek Gambir," kata Wakapolsek Gambir Kompol M Nababan, di Balai Kota DKI Jakarta.

Meski demikian, tak terlihat satu pun kendaraan taktis. Hanya terlihat mobil komando polisi serta truk untuk mengangkut polisi.

Nababan menjelaskan, aksi unjuk rasa masyarakat akan ditangani secara persuasif.

"Diperkirakan setelah Shalat Jumat, massa akan datang," kata Nababan.

Dia mengimbau massa untuk tidak membuat onar, melakukan kriminalitas, pengrusakan, hingga penutupan jalan.

Sekretaris Jenderal Forum RT/RW DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengatakan, estimasi massa yang akan mengikuti unjuk rasa tersebut mencapai 4.000 orang. Mereka berunjuk rasa untuk menolak kepemimpinan arogan, serta memilih gubernur yang santun, berwibawa, tidak arogan, tidak korupsi, tidak melecehkan dan menghargai lembaga RT/RW.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami undang semuanya, terbuka, ada teman-teman dari AMJU dan AMJAS, ada Dhani dan Ratna Sarumpaet juga," ujar Lukman.

Polda Metro Jaya yang telah menerima informasi rencana aksi ini rencananya akan mengalihkan arus lalu lintas.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Commitment Fee Formula E Mahal | Pria Gantung Diri saat Live di TikTok

[POPULER JABODETABEK] Commitment Fee Formula E Mahal | Pria Gantung Diri saat Live di TikTok

Megapolitan
Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' di TikTok hingga Jawaban Polisi

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" di TikTok hingga Jawaban Polisi

Megapolitan
Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Megapolitan
Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.