Kompas.com - 16/09/2016, 12:19 WIB
Ratusan polisi apel sebelum berjaga di Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta untuk menangani aksi unjuk rasa Forum RT/RW DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaRatusan polisi apel sebelum berjaga di Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta untuk menangani aksi unjuk rasa Forum RT/RW DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakapolsek Gambir Kompol M Nababan mengatakan, tak akan ada pengalihan arus saat aksi unjuk rasa Forum RT/RW berlangsung, Jumat (16/9/2016). Ada sebanyak 185 personel yang diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan unjuk rasa tersebut.

"Pengalihan arus itu tidak ada, tidak ada," kata Nababan, di Balai Kota DKI Jakarta.

Dia mengatakan, sementara ini belum ada skenario untuk pengalihan arus. Dia mengimbau agat aksi ini tidak sampai menutup jalan serta mengganggu lalu lintas.

"Kita jangan kalah sama pengunjuk rasa. Negara ini bukan punya dia," kata Nababan.

Rencananya, aksi unjuk rasa akan dilaksanakan pada pukul 14.00 di Balai Kota DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta.

Sekretaris Jenderal Forum RT/RW DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengatakan, estimasi massa yang akan mengikuti unjuk rasa tersebut mencapai 4.000 orang.

Mereka berunjuk rasa untuk menolak kepemimpinan arogan, serta memilih gubernur yang santun, berwibawa, tidak arogan, tidak korupsi, tidak melecehkan dan menghargai lembaga RT/RW.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami undang semuanya, terbuka, ada teman-teman dari AMJU dan AMJAS, ada Dhani dan Ratna Sarumpaet juga," ujar Lukman.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Megapolitan
Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.