Kompas.com - 16/09/2016, 18:54 WIB
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa partai politik diancam bila mendukungnya menjadi calon gubernur DKI Jakarta. Menurut Yusril, ancaman tersebut datang dari penguasa politik di Indonesia.

"Tidak mudah bagi saya untuk bekerja, untuk mengajak teman-teman bergabung dan meyakinkan parpol, karena mereka juga tidak terlepas dari ancaman," kata Yusril di GOR Jakarta Timur, Jumat (16/9/2016).

Yusril tak spesifik menyebut bentuk ancaman tersebut. Ia juga tak mengungkapkan siapa penguasa politik yang dimaksudnya memberikan arahan pada partai-partai politik.

Partai-partai politik, kata Yusril, diminta tak mendukungnya karena berprofesi sebagai pengacara yang kerap membela orang yang salah.

"Kalau ente begini, berbuat kebajikan nanti masuk surga. Nanti kalau berbuat jahat masuk neraka," kata Yusril menirukan ancaman tersebut.

Namun, Yusril menyebut Partai Demokrat sebagai salah satu partai yang tidak takut dengan ancaman tersebut. Sebab, Partai Demokrat dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah menjadi Presiden RI selama dua periode.

Hingga saat ini, belum ada partai politik yang memastikan akan mendukung Yusril untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Tapi Yusril tetap optimistis mendapat dukungan dari tiga partai dan memenuhi syarat minimal jumlah kursi di DPRD DKI.

Kompas TV Yusril Yakin Diusung Demokrat, PPP, dan PKB
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tangerang Dilanda Hujan Petir Sejak Siang, Ini Peringatan Dini BMKG

Kota Tangerang Dilanda Hujan Petir Sejak Siang, Ini Peringatan Dini BMKG

Megapolitan
Begini Konten 'Roasting' Komika Mamat Alkatiri yang Diduga Menghina Hillary

Begini Konten "Roasting" Komika Mamat Alkatiri yang Diduga Menghina Hillary

Megapolitan
Bukan 'Stick Cone', B2W Nilai Beton Paling Ideal Jadi Pembatas Jalur Sepeda di Jakarta

Bukan "Stick Cone", B2W Nilai Beton Paling Ideal Jadi Pembatas Jalur Sepeda di Jakarta

Megapolitan
Trauma Akibat KDRT, Lesti Kejora Ogah Serumah dengan Rizky Billar

Trauma Akibat KDRT, Lesti Kejora Ogah Serumah dengan Rizky Billar

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Megapolitan
Hujan Deras, 3 RT di Kelurahan Gedong Pasar Rebo Terendam Banjir Lebih dari 30 Cm

Hujan Deras, 3 RT di Kelurahan Gedong Pasar Rebo Terendam Banjir Lebih dari 30 Cm

Megapolitan
Remaja di Tambora Tiba-Tiba Dibacok saat Nongkrong Dekat Rumah, 4 Pelaku Ditangkap

Remaja di Tambora Tiba-Tiba Dibacok saat Nongkrong Dekat Rumah, 4 Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Sambut HUT Ke-77 TNI, 63 Kendaraan Tempur Dipamerkan di Sekitar Istana

Sambut HUT Ke-77 TNI, 63 Kendaraan Tempur Dipamerkan di Sekitar Istana

Megapolitan
NasDem DPRD DKI Tanggapi Ernest Prakasa soal Deklarasi Anies Capres Saat Tragedi Kanjuruhan

NasDem DPRD DKI Tanggapi Ernest Prakasa soal Deklarasi Anies Capres Saat Tragedi Kanjuruhan

Megapolitan
Anies Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, Begini Riwayat Penggusuran di Jakarta

Anies Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, Begini Riwayat Penggusuran di Jakarta

Megapolitan
Tangsel Dilanda Hujan Deras Sore Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Tangsel Dilanda Hujan Deras Sore Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Megapolitan
Beredar Pesan Gangster Akan Serang Warga secara Acak, Polda Metro: Jangan Percaya, Itu Tidak Ada

Beredar Pesan Gangster Akan Serang Warga secara Acak, Polda Metro: Jangan Percaya, Itu Tidak Ada

Megapolitan
Siap Kampanye, Nasdem Bekasi Sudah Koordinasi dengan Relawan Anies

Siap Kampanye, Nasdem Bekasi Sudah Koordinasi dengan Relawan Anies

Megapolitan
Malah Ngebut Saat Lihat Polisi di Operasi Zebra, Pelajar: Saya Takut Ditilang

Malah Ngebut Saat Lihat Polisi di Operasi Zebra, Pelajar: Saya Takut Ditilang

Megapolitan
Kronologi Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Komika Mamat Alkatiri: 'Roasting' Anggota DPR, lalu Dipolisikan

Kronologi Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Komika Mamat Alkatiri: "Roasting" Anggota DPR, lalu Dipolisikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.