Djarot Pastikan PDI-P Daftarkan Pasangan Cagub dan Cawagub DKI Sebelum 23 September

Kompas.com - 19/09/2016, 15:03 WIB
Bakal calon wakil gubernur petahana DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat tiba di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016). PDIP akan mengumumkan kandidat bakal cagub dan cawagub jelang Pilkada 2017 mendatang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIBakal calon wakil gubernur petahana DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat tiba di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016). PDIP akan mengumumkan kandidat bakal cagub dan cawagub jelang Pilkada 2017 mendatang.
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan, DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat memastikan partainya tidak akan mendaftarkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI pada hari terakhir pendaftaran.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta membuka pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mulai 21-23 September 2016. 

"Untuk (pendaftaran pasangan calon kepala daerah tingkat) provinsi khususnya di Jakarta, kami belum putuskan apakah harus tanggal 21 atau ambil 22 September (daftar ke KPU DKI). Tapi yang jelas sebelum tanggal 23 dong (mendaftar ke KPU DKI)," kata Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/9/2016). 

Adapun untuk pendaftaran pasangan calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota dari PDI-P akan serentak dilaksanakan pada 21 September pukul 13.00. Rencananya, Selasa (20/9/2016), DPP PDI-P akan menggelar rapat kerja daerah khusus (rakerdasus) untuk menentukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bakal diusung pada Pilkada DKI Jakarta 2017. 

Rakerdasus itu akan dilaksanakan di kantor DPP PDI-P. Belum diketahui apakah di kantor DPP PDI-P yang berada di Jalan Diponegoro Menteng, Jakarta Pusat, atau di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. 

"Kita tunggu tanggal 20 untuk keputusan kandidat dan akan dibahas secara teknis kapan akan mendaftar (pasangan calon gubernur dan wakil gubernur) ke KPU DKI," kata Djarot. 

Hingga kini, PDI-P belum mengumumkan sikap mereka pada Pilkada DKI Jakarta 2017. PDI-P merupakan satu-satunya partai politik yang dapat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tanpa harus berkoalisi. 

PDI-P memiliki 28 kursi di DPRD DKI Jakarta dan memprioritaskan kembali mengusung petahana pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Ada tiga bakal calon gubernur yang akan diusung PDI-P, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terminal Jatijajar Depok Kembali Layani Bus AKAP

Terminal Jatijajar Depok Kembali Layani Bus AKAP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tes Urine Anggotanya Secara Rutin

Polda Metro Jaya Akan Tes Urine Anggotanya Secara Rutin

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Konser dengan Konsep Drive-In Saat PSBB Transisi

Pemprov DKI Izinkan Konser dengan Konsep Drive-In Saat PSBB Transisi

Megapolitan
Warga Heboh Temuan Janin di Balai RT, Hasil Otopsi Ternyata Janin Kucing

Warga Heboh Temuan Janin di Balai RT, Hasil Otopsi Ternyata Janin Kucing

Megapolitan
Jakut Luncurkan 2 Aplikasi untuk Memudahkan Interaksi Pasien Covid-19 dengan Petugas Medis

Jakut Luncurkan 2 Aplikasi untuk Memudahkan Interaksi Pasien Covid-19 dengan Petugas Medis

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah

Megapolitan
Polisi Periksa CCTV JPO GBK untuk Ungkap Pelaku Vandalisme

Polisi Periksa CCTV JPO GBK untuk Ungkap Pelaku Vandalisme

Megapolitan
Ini 12 Ketentuan Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok

Ini 12 Ketentuan Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok

Megapolitan
Ojol di Bekasi Diizinkan Angkut Penumpang Mulai Besok, Ini Ketentuan yang Harus Ditaati

Ojol di Bekasi Diizinkan Angkut Penumpang Mulai Besok, Ini Ketentuan yang Harus Ditaati

Megapolitan
Lonjakan Pasien Covid-19 Masih Tinggi, Ini Pentingnya Mandi bagi Petugas Medis agar Terhindar dari Virus

Lonjakan Pasien Covid-19 Masih Tinggi, Ini Pentingnya Mandi bagi Petugas Medis agar Terhindar dari Virus

BrandzView
Bank DKI Diminta Bantu UKM untuk Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Bank DKI Diminta Bantu UKM untuk Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Megapolitan
Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa 'Nyungsep' | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa "Nyungsep" | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X