Hujan Deras, Sejumlah Ruangan di Balai Kota DKI Tergenang

Kompas.com - 19/09/2016, 15:27 WIB
Geangan yang muncul di Blok B Balai Kota DKI Jakarta pasca hujan yang mengguyur kawasan tersebut, Senin (19/9/2016) siang. Alsadad RudiGeangan yang muncul di Blok B Balai Kota DKI Jakarta pasca hujan yang mengguyur kawasan tersebut, Senin (19/9/2016) siang.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah ruangan di Balai Kota DKI Jakarta, tempat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama berkantor, tergenang setelah hujan mengguyur kawasan tersebut, Senin (19/9/2016) siang.

Ruangan yang tergenang adalah ruangan yang berada di Blok B, meliputi klinik gigi, bagian protokol, ruang wartawan, dan ruang Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri. Genangan terpantau mencapai ketinggian sekitar 5 sentimeter.

Saat terjadinya genangan, para pegawai negeri sipil (PNS) terlihat sibuk menyelamatkan barang-barang dan dokumen ke tempat yang aman tanpa menggunakan alas kaki.

Kepala Biro Umum Agustino Darmawan menyebutkan, munculnya genangan merupakan dampak tersumbatnya saluran air Blok B akibat proyek renovasi Blok F. Blok F berada tepat di sebelah Blok B.

"Jadi ada dua saluran bersebelahan yang tertutup puing karena saat ini sedang pembangunan gedung Blok F," ujar Agustino.

Untuk mencegah terulangnya hal serupa, Agustino meminta pelaksana proyek agar membongkar puing yang menutup saluran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Salurannya aja diberesi, tapi pembangunan gedungnya harus terus berjalan," ujar Agustino.

Genangan yang ada di Blok B Balai Kota terpantau surut sekitar pukul 14.00. Air disedot dengan menggunakan mobil pompa dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Kompas TV Rumah Ahok Tergenang Air?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.