Plafon Sebuah Ruangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Roboh Saat Renovasi

Kompas.com - 19/09/2016, 16:06 WIB
Penumpang menunggu barang mereka di tempat pengambilan bagasi Terminal 3 New Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (23/8/2016). Meski pengambilan bagasi sudah cepat, sebagian penumpang masih mengeluhkan minimnya informasi di mana mereka harus mengambil barangnya. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERAPenumpang menunggu barang mereka di tempat pengambilan bagasi Terminal 3 New Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (23/8/2016). Meski pengambilan bagasi sudah cepat, sebagian penumpang masih mengeluhkan minimnya informasi di mana mereka harus mengambil barangnya.
|
EditorEgidius Patnistik

TANGERANG, KOMPAS.com - Plafon salah satu ruangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta roboh pada Minggu (18/9/2016) malam. Ruangan itu merupakan kantor OIC (Office In Charge) yang saat itu belum digunakan karena sedang ada pengerjaan renovasi oleh sejumlah tukang bangunan.

"Kejadiannya sekitar pukul 18.50 WIB. Ruangan itu memang lagi mau diperbesar jadi dua kali lipat, makanya dibongkar. Dari kontraktor ada kesalahan, mereka bongkar temboknya terlebih dahulu, makanya roboh," kata Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan, kepada Kompas.com, Senin.

Wakan menjelaskan, dalam tahapan perluasan ruangan kantor OIC itu, seharusnya plafon yang terlebih dahulu dibongkar, bukan temboknya. Karena tembok yang dibongkar duluan, tidak ada penyangga untuk plafon sehingga langsung roboh.

Lokasi kantor OIC ada di dekat tenant yang berada di area check in lantai paling atas. Meski ada plafon yang roboh, Wakan memastikan hal tersebut tidak mengganggu jalannya pelayanan di terminal bagi calon penumpang dan pengguna jasa bandara.

"Pelayanan tetap jalan karena robohnya itu bukan di ruangan kosong yang ada orang-orang lewat, tetapi di tempat yang memang sedang ada pengerjaan. Renovasinya sampai sekarang masih jalan," kata Wakan.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lucinta Luna Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Lucinta Luna Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Megapolitan
Garuda Indonesia Gelar Sayembara Desain Masker di Moncong Pesawat

Garuda Indonesia Gelar Sayembara Desain Masker di Moncong Pesawat

Megapolitan
Warga Kepulauan Seribu Keluhkan Kondisi Ekonomi akibat PSBB Jakarta

Warga Kepulauan Seribu Keluhkan Kondisi Ekonomi akibat PSBB Jakarta

Megapolitan
Polisi Masukkan Nama Cai Changpan ke Dalam DPO

Polisi Masukkan Nama Cai Changpan ke Dalam DPO

Megapolitan
Batasi Jam Operasional, Pemkot Bekasi Harap Pelaku Usaha Utamakan Kesehatan

Batasi Jam Operasional, Pemkot Bekasi Harap Pelaku Usaha Utamakan Kesehatan

Megapolitan
Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bodetabek, Wagub DKI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bodetabek, Wagub DKI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Digemari Masyarakat, Ini Alasan Harga Janda Bolong Melambung

Digemari Masyarakat, Ini Alasan Harga Janda Bolong Melambung

Megapolitan
UPDATE 1 Oktober: Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel Capai 1.007 Orang

UPDATE 1 Oktober: Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel Capai 1.007 Orang

Megapolitan
Remaja Tewas Dibacok dalam Tawuran di Tengah Pandemi Covid-19

Remaja Tewas Dibacok dalam Tawuran di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kecelakaan hingga Mobil Terbalik di Tol JORR, Suami, Istri, dan Anak Selamat

Kecelakaan hingga Mobil Terbalik di Tol JORR, Suami, Istri, dan Anak Selamat

Megapolitan
Pangdam Jaya Sebut Belum Ada yang Kena Sanksi akibat Kericuhan di TMP Kalibata

Pangdam Jaya Sebut Belum Ada yang Kena Sanksi akibat Kericuhan di TMP Kalibata

Megapolitan
Satpol PP Bakal Segel Tempat Usaha di Kota Bekasi yang Beroperasi di Atas Pukul 18.00 WIB

Satpol PP Bakal Segel Tempat Usaha di Kota Bekasi yang Beroperasi di Atas Pukul 18.00 WIB

Megapolitan
Langkah Pengelola Atasi Anjloknya Jumlah Penumpang di Bandara Sekarno-Hatta Selama Pandemi

Langkah Pengelola Atasi Anjloknya Jumlah Penumpang di Bandara Sekarno-Hatta Selama Pandemi

Megapolitan
Kampanye di Buaran, Sara Janjikan Pusat Kesenian seperti TIM di Tangsel

Kampanye di Buaran, Sara Janjikan Pusat Kesenian seperti TIM di Tangsel

Megapolitan
Pasien OTG Meningkat, Pemprov DKI Terus Siagakan Fasilitas Isolasi Mandiri

Pasien OTG Meningkat, Pemprov DKI Terus Siagakan Fasilitas Isolasi Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X