AP II: Peristiwa Plafon Jatuh di T3 Soekarno-Hatta Terlalu Dibesar-besarkan

Kompas.com - 20/09/2016, 12:19 WIB
Calon penumpang melihat hasil karya di pameran foto dekat area kedatangan Terminal 3 New Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (31/8/2016). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERACalon penumpang melihat hasil karya di pameran foto dekat area kedatangan Terminal 3 New Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (31/8/2016).
|
EditorFidel Ali

TANGERANG, KOMPAS.com — PT Angkasa Pura II menyayangkan pemberitaan dan informasi yang beredar di media sosial mengenai peristiwa jatuhnya plafon di salah satu ruangan dalam Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (18/9/2016) lalu.

Hal ini diungkapkan sekaligus untuk mengklarifikasi bahwa tidak ada atap yang ambruk, tetapi plafon yang jatuh saat proses renovasi ruangan office in charge (OIC) di sana.

"Kabar atap ambruk di media sosial itu tidak benar. Informasi itu beredar seakan-akan merupakan peristiwa besar. Kejadian sebenarnya adalah ada pekerja yang sedang mencopot plafon pada salah satu ruangan tertutup di Terminal 3, kemudian plafon tersebut terjatuh di lantai," kata Head of Corporate Secretary and Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (20/9/2016).

Agus menjelaskan, dari kejadian plafon jatuh tersebut, ada seseorang yang masuk tanpa izin dan merekam kondisi di dalam dengan cara memfoto dan merekamnya. Dari dokumentasi tersebut, orang yang dimaksud menyebarkan informasi yang dianggap tidak tepat, dengan menyebutkan atap Terminal 3 roboh.

Sebelumnya, Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta M Suriawan Wakan menjelaskan, dalam tahapan perluasan ruangan kantor OIC itu, seharusnya plafon yang terlebih dahulu dibongkar, bukan temboknya.

Akibat tembok yang dibongkar duluan, maka tidak ada penyangga sehingga plafon langsung roboh ke bawah. Lokasi kantor OIC ada di dekat tenant yang berada di area check in lantai paling atas.

Meski ada plafon yang roboh, Wakan memastikan hal tersebut tidak mengganggu jalannya pelayanan di terminal bagi calon penumpang dan pengguna jasa bandara. Tidak ada korban luka ataupun korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait dengan pemberitaan yang menyebutkan robohnya atap bangunan ada di dalam mushala, hal itu dibantah oleh Wakan. Lokasi mushala memang ada di sebelah kantor OIC, tetapi tidak terdampak sama sekali. (Baca: Plafon Sebuah Ruangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Roboh Saat Renovasi)

Kompas TV Sejumlah Gangguan di Terminal 3 Soetta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Megapolitan
16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

Megapolitan
Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Megapolitan
KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.