Kompas.com - 21/09/2016, 10:34 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menceritakan drama di balik deklarasi pengusungannya oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Selasa (20/9/2016) malam.

Ia mengaku pada awalnya sempat tak mendapatkan kepastian apakah jadi atau tidak diusung oleh partai besutan Megawati Soekarniputri itu. Hal itulah yang membuat dia balik ke Balai Kota, setelah pertemuan di kediaman Mega di Jalan Teuku Umar.

"Aku dibilang tunggu keputusan aja di sana. Ya sudah gue pulang, enggak jelas," kata dia di Balai Kota, Rabu (21/9/2016).

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Ahok menandatangani kontrak politik dengan PDI P di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016). Partai PDI P mengusung Ahok dan Djarot untuk pilkada DKI 2017 mendatang.
Saat sudah berada di Balai Kota, Ahok mengaku baru mendapatkan kepastian dari PDI-P. Hal itulah yang membuatnya percaya diri untuk datang ke Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Padahal, Ahok mengaku pada awalnya sudah sempat berencana pulang ke rumahnya di Pluit, Jakarta Utara.

"Kan aku mau pulang ke rumah, cuma dia (orang PDI-P) bilang, sudah nanti kalau jadi ditelepon. Akhirnya ditelepon, mampir juga (di DPP PDI-P)," ujar Ahok.

Kompas TV PDI-P Resmi Usung Ahok-Djarot
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larang Siswa Pilih Ketua OSIS Nonmuslim, Guru SMAN 58 Jakarta Dimutasi

Larang Siswa Pilih Ketua OSIS Nonmuslim, Guru SMAN 58 Jakarta Dimutasi

Megapolitan
Karyawan Curi Uang Puluhan Juta dan 2 HP di Pet Shop Ciracas, Pelaku Baru Kerja 3 Minggu

Karyawan Curi Uang Puluhan Juta dan 2 HP di Pet Shop Ciracas, Pelaku Baru Kerja 3 Minggu

Megapolitan
Ada Petugas PPSU Aniaya Pacar, Apa Sebenarnya Tugasnya di Lingkungan?

Ada Petugas PPSU Aniaya Pacar, Apa Sebenarnya Tugasnya di Lingkungan?

Megapolitan
Tarif Ojol Naik, Warga Jakarta Diharapkan Beralih ke Transjakarta dan Angkot Jaklingko

Tarif Ojol Naik, Warga Jakarta Diharapkan Beralih ke Transjakarta dan Angkot Jaklingko

Megapolitan
Diizinkan Massa Buruh Naik Mobil Komando, Perwakilan DPD RI Klaim Tolak UU Cipta Kerja

Diizinkan Massa Buruh Naik Mobil Komando, Perwakilan DPD RI Klaim Tolak UU Cipta Kerja

Megapolitan
Siswi SMPN 46 Jaksel yang Dipaksa Pakai Jilbab Disebut Sudah Kembali Bersekolah

Siswi SMPN 46 Jaksel yang Dipaksa Pakai Jilbab Disebut Sudah Kembali Bersekolah

Megapolitan
Polisi Pastikan Tak Ada Tanaman Penghasil Kokain di Kebun Raya Bogor

Polisi Pastikan Tak Ada Tanaman Penghasil Kokain di Kebun Raya Bogor

Megapolitan
Berinisiatif Temui Massa Buruh, 4 Perwakilan DPD RI Ditolak dan Dilarang Naik Mobil Komando

Berinisiatif Temui Massa Buruh, 4 Perwakilan DPD RI Ditolak dan Dilarang Naik Mobil Komando

Megapolitan
Polisi Selidiki Pencurian Uang Rp 44 Juta di 'Pet Shop' Ciracas, Pelakunya Diduga Karyawan

Polisi Selidiki Pencurian Uang Rp 44 Juta di "Pet Shop" Ciracas, Pelakunya Diduga Karyawan

Megapolitan
Selain Buruh, Mahasiswa Juga Demo di Depan Gedung DPR Terkait UU Cipta Kerja

Selain Buruh, Mahasiswa Juga Demo di Depan Gedung DPR Terkait UU Cipta Kerja

Megapolitan
Diresmikan Ridwan Kamil Pekan Lalu, Panggung Apung Situ Rawa Kalong Belum Dapat Diakses

Diresmikan Ridwan Kamil Pekan Lalu, Panggung Apung Situ Rawa Kalong Belum Dapat Diakses

Megapolitan
Petugas PPSU Aniaya Pacar, Korban Enggan Bikin Laporan Polisi: Itu Calon Suami Saya

Petugas PPSU Aniaya Pacar, Korban Enggan Bikin Laporan Polisi: Itu Calon Suami Saya

Megapolitan
10 Sekolah Negeri di Jakarta Diduga Intoleran, Paksa Pakai Jilbab hingga Larang Pilih Ketua OSIS Nonmuslim

10 Sekolah Negeri di Jakarta Diduga Intoleran, Paksa Pakai Jilbab hingga Larang Pilih Ketua OSIS Nonmuslim

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Plaza Selatan Monas

Pemprov DKI Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Plaza Selatan Monas

Megapolitan
HUT Ke-77 RI, Pemkot Jakpus Gelar Lomba 'Urban Farming' hingga Kebersihan Lingkungan

HUT Ke-77 RI, Pemkot Jakpus Gelar Lomba "Urban Farming" hingga Kebersihan Lingkungan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.