Kompas.com - 25/09/2016, 15:36 WIB
Direktur Eksekutif LIMA Indonesia Ray Rangkuti dalam sebuah acara diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraDirektur Eksekutif LIMA Indonesia Ray Rangkuti dalam sebuah acara diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai bahwa munculnya tiga pasang kandidat dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 dapat menimbulkan gairah baru bagi masyarakat.

Warga Ibu Kota kini memiliki opsi lebih beragam untuk dipilih, selain Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat yang kerap mendapatkan suara tinggi dalam berbagai survei.

Meski begitu, menurut Ray, dua pasang calon pesaing Basuki atau Ahok dan Djarot akan sulit menyaingi perolehan suara calon petahana itu.

"Kalau dilihat secara umum, Ahok-Djarot sudah mendapatkan angka yang mungkin paling tinggi selama ini," ujar Ray dalam diskusi di Jakarta, Minggu (25/9/2016).

Kedua pasang calon lain, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, dianggap nama baru dalam kancah politik.

Meski nama Sandiaga sudah sering disebut-sebut belakangan ini, tetapi berdasarkan survei, elektabilitasnya masih di bawah Ahok.

"Pernah Sandi angkanya (survei) di atas Ahok, tapi itu saat disandingkan dengan Bu Risma. Sekarang Bu Risma tak ada, maka angka Sandi cenderung menurun, sementara angka Ahok stabil," kata Ray.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keyakinan Ray itu juga didasari oleh perolehan suara dari partai-partai politik pendukung Ahok-Djarot. Keduanya didukung PDI Perjuangan yang memenangi Pemilu Legislatif 2014, Golkar, Nasdem, dan Hanura.

Menurut Ray, tanpa dukungan PDI-P pun Ahok masih memperoleh suara tertinggi. Pemilih PDI-P diidentikkan sebagai pemilih Ahok.

"Jadi kalau dilihat, pertarungan ini disebut pertarungan Anies dan Agus," kata dia.

Selain koalisi partai pendukung Ahok-Djarot, ada dua koalisi partai lain yang mengajukan calon gubernur dan wakil gubernur Ibu Kota.

Koalisi Cikeas yang diisi Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencalonkan Agus-Sylvi.

Adapun Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera mengajukan Anies-Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Megapolitan
Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

Megapolitan
Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Megapolitan
1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Megapolitan
Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Megapolitan
Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Megapolitan
Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.