Pemprov DKI Segera Gusur Rumah-rumah di Bantaran Kali Krukut Kawasan Kemang

Kompas.com - 26/09/2016, 19:07 WIB
Ekskavator memindahkan sheet pile untuk pembangunan tanggul di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (16/9). Proyek pembangunan tanggul untuk mengatasi banjir rob di Pantai Utara Jakarta tersebut dijadwalkan selesai pada Desember 2016. KOMPAS/RADITYA HELABUMI Ekskavator memindahkan sheet pile untuk pembangunan tanggul di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (16/9). Proyek pembangunan tanggul untuk mengatasi banjir rob di Pantai Utara Jakarta tersebut dijadwalkan selesai pada Desember 2016.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggusur rumah-rumah yang ada di bantaran Kali Krukut, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, bulan depan.

Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, pihaknya sudah membuat trase yang akan jadi acuan untuk menormalisasi kali.

"Kami dapat fotonya lengkap mana yang mau dikerjain bulan depan. Kami minta kontribusi-kontribusi swasta," ujar Basuki seraya memperlihatkan peta bidang kawasan yang akan digusur, di Balai Kota, Senin (26/9/2016).

(Baca juga: Membenahi Kali Krukut )

Menurut pria yang biasa disapa Ahok ini, normalisasi Kali Krukut merupakan satu-satunya cara agar Kemang tak lagi jadi kawasan yang rentan banjir.

Ia menilai, rentannya Kemang terhadap banjir merupakan dampak dari dibangunnya permukiman warga di bantaran Kali Krukut.

Ahok mengatakan, saat ini lebar Kali Krukut hanya tinggal 6 meter-7 meter, dengan kedalaman rata-rata hanya 0,4 meter. Padahal, kata dia, lebar ideal Kali Krukut adalah 20 meter.

"Sekarang lihat sepanjang Krukut 3.500-an meter, masih ada enggak yang 20 meter? enggak ada. Ini semua sungai dibuat rumah. Bagaimana enggak banjir?" ujar Ahok.

(Baca juga: Penertiban Bangunan di Bantaran Kali Krukut Tunggu Hasil Inventarisasi Trase)

Ia juga menyatakan, Pemprov DKI akan langsung membongkar rumah yang tidak memiliki sertifikat.

Sementara itu, untuk yang memiliki sertifikat, akan dikonsinyasikan di pengadilan.

"Orang teriak banjir, lu tinggal di daerah aliran sungai kok. Makanya saya harus bongkar ini, enggak ada pilihan. Banyak orang bilang dekat pilkada jangan bongkar, tetapi saya bilang enggak! harus bongkar saya bilang. Pilkada itu urusan pilkada," kata Ahok.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Musim Hujan Datang, Pemkot Jaktim Baru Mulai Bersihkan Selokan dan Bangun Sumur Resapan di Cibubur

Musim Hujan Datang, Pemkot Jaktim Baru Mulai Bersihkan Selokan dan Bangun Sumur Resapan di Cibubur

Megapolitan
Wagub DKI: Tempat Pengungsian Korban Banjir Disiapkan Dua Kali Lipat demi Jaga Jarak

Wagub DKI: Tempat Pengungsian Korban Banjir Disiapkan Dua Kali Lipat demi Jaga Jarak

Megapolitan
Pemprov dan DPRD DKI Bahas Rancangan Perda soal Covid-19

Pemprov dan DPRD DKI Bahas Rancangan Perda soal Covid-19

Megapolitan
Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Megapolitan
Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

Megapolitan
2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

Megapolitan
[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

Megapolitan
Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X