Kompas.com - 27/09/2016, 11:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama dengan Anggota DPR RI Fayakhun berdialog dengan warga di Pulau Pramuka, Selasa (27/9/2016). Jessi Carina Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama dengan Anggota DPR RI Fayakhun berdialog dengan warga di Pulau Pramuka, Selasa (27/9/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berseloroh akan membubarkan Kabupaten Kepulauan Seribu. Dia menyampaikannya ketika berdialog dengan warga Pulau Pramuka, Selasa (27/9/2016).

"Kalau bupati kerja enggak bener, gua bubarin bupati di Pulau Seribu, gua jadiin camat," ujar Basuki atau Ahok. Ahok mengatakan, Kepulauan Seribu hanya diduduki oleh 24.000 warga dengan dana anggaran Rp 400 miliar setahun.

Menurut Ahok, penduduk yang tidak terlalu banyak itu sebenarnya bisa diurus oleh camat dalam tingkat kecamatan saja.

"Makanya aku undang anggota DPR RI buat hapus undang-undang, Jakarta tidak ada Kabupaten Kepulauan Seribu," ujar Ahok.

Ahok memang mengajak anggota DPR RI, Fayakhun, ke Pulau Pramuka. Ahok mengatakan, lebih baik dia memberi uang Rp 20 juta per tahun untuk 24.000 warga daripada meminta bupati untuk mengelola dana miliaran.

Namun, dia mengatakan itu semua hanya candaan. Dia tidak sungguh-sungguh ingin menghapus Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Akan tetapi, kalau dia (Bupati Kepulauan Seribu) macem-macem, gua lakuin nih," ujar Ahok.

Ahok juga meminta warga untuk lapor kepadanya jika ada oknum PNS DKI yang korup di Kepulauan Seribu. Ahok berjanji akan langsung memecat PNS itu.

"Aku paling seneng berhentiin PNS yang nakal," ujar Ahok. (Baca: "Jangan Lagi Lihat Kepulauan Seribu sebagai Halaman Belakangnya Jakarta")

Kompas TV Jokowi Lepas Ratusan Penyu dan Elang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Megapolitan
Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Megapolitan
Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Megapolitan
Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Megapolitan
Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Megapolitan
PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

Megapolitan
Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Megapolitan
Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Megapolitan
Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Megapolitan
Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

Megapolitan
Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.