Kompas.com - 27/09/2016, 17:19 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) disebut mendapatkan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar ke depannya mengelola semua jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ada Jakarta. Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, tujuan Basuki meminta perusahaannya mengelola JPO untuk mempermudah komersialisasi JPO.

"JPO ini kan punya nilai komersial yang cukup tinggi. Makanya Pak Gubernur minta kami mengelola semua JPO, baik yang terintegrasi dengan halte maupun yang tidak," kata Budi kepada Kompas.com, Selasa (27/9/2016).

Meski bertujuan mengomersialisasi JPO, Budi menyatakan, komersialisasi yang akan dijalankan PT Transjakarta tidak seperti yang dilakukan saat ini. Ia menegaskan, komersialisasi JPO tidak akan dilakukan dengan memperbolehkan pemasangan papan reklame.

Budi menyatakan, pihaknya akan mematuhi larangan pemasangan papan reklame di JPO yang akan segera diterapkan.

"Karena yang dilarang itu bukan iklannya, melainkan papan reklamenya," ujar Budi.

Menurut Budi, komersialisasi JPO tidak harus dilakukan dengan cara pemasangan papan reklame dalam ukuran besar. Ia menyebut, ada cara lain yang akan membuat iklan tetap memiliki daya tarik bagi konsumen tanpa harus mengganggu estetika.

"Contohnya operator handphone. Orang sudah bisa tahu kok kalau warna merah itu dari operator ini, warna kuning operator yang lain," ucap Budi.

Dari 318 JPO yang ada di Jakarta, 289 unit di antaranya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI. Basuki sebelumnya menyatakan sudah meminta agar PT Transjakarta membangun JPO yang ramah penyandang disabilitas.

"Nanti beberapa kami mau pasang lift, esklator agak panjang tergantung posisi. Makanya ini semua saya serahkan ke Transjakarta," kata pria yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota, Senin (26/9/2016).

Kompas TV Robohnya JPO Diduga Bukan Karena Force Mayeur
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Aksi yang Protes Pembebasan Majikan Adelina Lisao di Depan Kedubes Malaysia Membubarkan Diri

Massa Aksi yang Protes Pembebasan Majikan Adelina Lisao di Depan Kedubes Malaysia Membubarkan Diri

Megapolitan
Setelah Beri Teguran, Pemprov DKI Pantau Kegiatan Holywings Selama 7 Hari

Setelah Beri Teguran, Pemprov DKI Pantau Kegiatan Holywings Selama 7 Hari

Megapolitan
Pemerintah Diminta Evaluasi Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Malaysia, Buntut Tewasnya Adelina Lisao

Pemerintah Diminta Evaluasi Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Malaysia, Buntut Tewasnya Adelina Lisao

Megapolitan
Hamilton Spa Jaksel Disegel Permanen dan Dicabut Izinnya, Satpol PP: Tidak Boleh Lagi Beroperasi!

Hamilton Spa Jaksel Disegel Permanen dan Dicabut Izinnya, Satpol PP: Tidak Boleh Lagi Beroperasi!

Megapolitan
Pemerintah Didesak Layangkan Nota Protes ke Malaysia Terkait Tewasnya Adelina Lisao

Pemerintah Didesak Layangkan Nota Protes ke Malaysia Terkait Tewasnya Adelina Lisao

Megapolitan
Pemprov DKI Beri Sanksi Teguran Pertama untuk Holywings

Pemprov DKI Beri Sanksi Teguran Pertama untuk Holywings

Megapolitan
Koalisi Masyarakat Sebut Hakim di Malaysia Tak Berpihak pada Pekerja Migran Korban Kekerasan

Koalisi Masyarakat Sebut Hakim di Malaysia Tak Berpihak pada Pekerja Migran Korban Kekerasan

Megapolitan
Koalisi Masyarakat Demo Kedubes Malaysia Buntut Pembebasan Majikan Pembunuh Adelina Lisao

Koalisi Masyarakat Demo Kedubes Malaysia Buntut Pembebasan Majikan Pembunuh Adelina Lisao

Megapolitan
Dalam 2 Hari, Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di Jakarta Pusat

Dalam 2 Hari, Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di Jakarta Pusat

Megapolitan
Anies Tegaskan Perubahan Nama Jalan Tidak Bebani Warga, Termasuk soal Biaya

Anies Tegaskan Perubahan Nama Jalan Tidak Bebani Warga, Termasuk soal Biaya

Megapolitan
Seorang Anak Dilecehkan Pria Tak Dikenal di Mal di Bintaro

Seorang Anak Dilecehkan Pria Tak Dikenal di Mal di Bintaro

Megapolitan
Pemprov Jabar Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Juli 2022, Simak Rinciannya

Pemprov Jabar Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Juli 2022, Simak Rinciannya

Megapolitan
Hotman Paris Jelaskan Asal Munculnya Promosi Muhammad-Maria, Akui Hal Itu Tidak Sensitf

Hotman Paris Jelaskan Asal Munculnya Promosi Muhammad-Maria, Akui Hal Itu Tidak Sensitf

Megapolitan
PPDB Dimulai Hari Ini, Berikut Aturan Memilih SMPN di Kota Tangerang

PPDB Dimulai Hari Ini, Berikut Aturan Memilih SMPN di Kota Tangerang

Megapolitan
Dimulai Senin Ini, Simak Syarat Daftar PPDB Jenjang SMPN di Kota Tangerang

Dimulai Senin Ini, Simak Syarat Daftar PPDB Jenjang SMPN di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.