Kompas.com - 05/10/2016, 19:19 WIB
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Syarif, sekretaris tim kampanye pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengomentari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebut elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menurun.

Menurut Syarif, elektabilitas Ahok ini turun karena ulahnya sendiri. Syarif menilai Ahok sebagai orang yang sombong dan anti-kritik sehingga elektabilitasnya menurun.

"Makin lama menunjukan elektabilitasnya turun ya karena dirinya sendiri. Sombong, angkuh, tidak mau dikritik, kalah oleh dirinya sendiri," ujar Syarif di posko pemenangan Anies-Sandiaga, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).

(Baca juga: Ahok: UU "Tax Amnesty" untuk Mengakui Orang yang Khilaf, Telat Bayar Pajak)

Selain itu, menurut dia, penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta juga menjadi penyebab turunnya elektabilitas Ahok.

Syarif menilai Ahok tidak bisa melakukan pendekatan dengan warga sehingga semakin banyak yang tidak menyukai figur mantan Bupati Belitung Timur itu.

"Petahana itu gagal fokus, inginnya melakukan penertiban, tetapi tujuannya blunder. Dalam kajian kami, penggusuran itu tidak tepat pendekatannya, dikritik enggak mau," ujar dia.

(Baca juga: Elektabilitas Ahok Tergerus Diduga karena Tinggalkan Jalur Perseorangan)

Berdasarkan hasil survei LSI yang dirilis Oktober ini, elektabilitas Ahok tercatat sebesar 31,4 persen.

Angka tersebut terus turun dibanding hasil survei LSI pada Maret 2016. Pada Maret 2016, elektabilitas Ahok 59,3 persen, kemudian pada Juli 2016 sebesar 49,1 persen.

Kompas TV Ahok Akan Laporkan Dana Kampanye ke KPU

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Tutup 58 Aplikasi Pinjol Ilegal yang Beroperasi di Jaksel dan Jakbar

Polda Metro Jaya Tutup 58 Aplikasi Pinjol Ilegal yang Beroperasi di Jaksel dan Jakbar

Megapolitan
Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Besi Proyek Kereta Cepat di Kabupaten Bekasi

Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Besi Proyek Kereta Cepat di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Gerebek 58 Pinjol Ilegal, Polda Metro Jaya: Masyarakat Jangan Mendaftar dan Jadi Pegawainya

Gerebek 58 Pinjol Ilegal, Polda Metro Jaya: Masyarakat Jangan Mendaftar dan Jadi Pegawainya

Megapolitan
KAI Commuter Batalkan 70 Perjalanan Mulai Jumat Malam, Penumpang Diminta Sesuaikan Jadwal Keberangkatan

KAI Commuter Batalkan 70 Perjalanan Mulai Jumat Malam, Penumpang Diminta Sesuaikan Jadwal Keberangkatan

Megapolitan
Warga Depok Keluhkan Tumpukan Sampah di Situ Rawa Besar Tak Diangkut

Warga Depok Keluhkan Tumpukan Sampah di Situ Rawa Besar Tak Diangkut

Megapolitan
Daftar 20 SMA Terbaik di Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Daftar 20 SMA Terbaik di Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Megapolitan
Skill Mesut Ozil Gocek Para Fans yang Berkerumun di Masjid Istiqlal...

Skill Mesut Ozil Gocek Para Fans yang Berkerumun di Masjid Istiqlal...

Megapolitan
Begal Beraksi di Kemayoran, Korban Dibacok dan Kehilangan Sepeda Motor

Begal Beraksi di Kemayoran, Korban Dibacok dan Kehilangan Sepeda Motor

Megapolitan
Berawal dari Kampung Ambon, Polisi Buru Jaringan Narkoba di Jakarta

Berawal dari Kampung Ambon, Polisi Buru Jaringan Narkoba di Jakarta

Megapolitan
Viral di Media Sosial, Aksi Diduga Balap Mobil Liar Terjadi di Grogol Petamburan

Viral di Media Sosial, Aksi Diduga Balap Mobil Liar Terjadi di Grogol Petamburan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 1, Anies: Masa-masa Kritis Pandemi Berhasil Kita Lalui dengan Baik

Jakarta PPKM Level 1, Anies: Masa-masa Kritis Pandemi Berhasil Kita Lalui dengan Baik

Megapolitan
Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Bekasi

Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Bekasi

Megapolitan
Tangkap Anggota Jaringan Narkoba, Polisi Temukan Sabu hingga Ganja Seharga Rp 2,8 Miliar

Tangkap Anggota Jaringan Narkoba, Polisi Temukan Sabu hingga Ganja Seharga Rp 2,8 Miliar

Megapolitan
Jelang CFD, Kondisi Toilet di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Memprihatinkan

Jelang CFD, Kondisi Toilet di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Memprihatinkan

Megapolitan
20 SMA Terbaik di Jakarta dan Tangerang Berdasarkan Nilai UTBK 2021

20 SMA Terbaik di Jakarta dan Tangerang Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.