Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/10/2016, 20:30 WIB
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menemukan alat bukti baru terkait kasus dugaan perampokan di rumah mantan Wakil Direktur PT Exxon Mobil, Asep Sulaiman, di Pondok Indah, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, pihaknya menemukan adanya aliran dana dari rekening salah seorang pelaku perampokan, AJS, kepada seseorang.

Diduga, dana tersebut digunakan untuk membeli dua pucuk senjata yang digunakan AJS untuk melakukan aksi perampokan.

"Ada kepastian saluran dana dari rekening pelaku kepada seseorang," ujar Hendy saat dihubungi, Kamis (6/10/2016).

(Baca juga: Polisi Telusuri Asal Senpi yang Digunakan Perampok di Pondok Indah)

Hendy menyampaikan, aliran dana tersebut dikirim AJS kepada seorang wanita yang tidak bisa ia ungkapkan identitasnya.

Sebab, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap aliran dana rekening itu.

Hendy juga mengatakan, pihaknya segera memanggil wanita tersebut untuk diperiksa.

Pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan apakah benar AJS mentransfer sejumlah uang untuk membeli senjata api.

"Secepatnya akan kami panggil yang bersangkutan. Kami ingin pastikan aliran dana itu untuk apa," ucap dia.

(Baca juga: Polisi Pertimbangkan Konfrontasi Pelaku dengan Istri Korban Perampokan di Pondok Indah)

Dalam kasus itu, polisi menangkap lima pelaku, yakni AJS, SU, RHN, SAS, dan S alias CH.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Teknologi TAA, Kronologi Tabrakan Mahasiswa UI dan Pensiunan Polri Bisa Tergambar dalam Video 3D

Pakai Teknologi TAA, Kronologi Tabrakan Mahasiswa UI dan Pensiunan Polri Bisa Tergambar dalam Video 3D

Megapolitan
JPU Sebut Teddy Minahasa Bekerja Sama dengan 3 Anak Buahnya

JPU Sebut Teddy Minahasa Bekerja Sama dengan 3 Anak Buahnya

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas di Cimanggis, Diduga Ditendang Usai Cekcok dengan Pengunjung Kafe

Pengendara Motor Tewas di Cimanggis, Diduga Ditendang Usai Cekcok dengan Pengunjung Kafe

Megapolitan
Ungkap Fakta Baru, Polisi Gunakan Teknologi TAA dalam Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Hasya

Ungkap Fakta Baru, Polisi Gunakan Teknologi TAA dalam Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Hasya

Megapolitan
Teddy Minahasa Didakwa Kerja Sama dengan Anak Buah untuk Jual Beli Narkoba

Teddy Minahasa Didakwa Kerja Sama dengan Anak Buah untuk Jual Beli Narkoba

Megapolitan
6 Warga Nyaris Jadi Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah, Awalnya Tertarik Gaji 6 Juta Per Bulan

6 Warga Nyaris Jadi Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah, Awalnya Tertarik Gaji 6 Juta Per Bulan

Megapolitan
Pakar Transportasi Ikut Rekonstruksi, Sebut Hujan dan Genangan Jadi Faktor Kecelakaan Mahasiswa UI

Pakar Transportasi Ikut Rekonstruksi, Sebut Hujan dan Genangan Jadi Faktor Kecelakaan Mahasiswa UI

Megapolitan
Pesisir Utara Jakarta Dihantui Banjir Rob yang Disebabkan Bulan Purnama 2-6 Februari 2023

Pesisir Utara Jakarta Dihantui Banjir Rob yang Disebabkan Bulan Purnama 2-6 Februari 2023

Megapolitan
Dinas Bina Marga DKI Sambungkan 10 Jalan Ibu Kota Mulai Akhir Februari

Dinas Bina Marga DKI Sambungkan 10 Jalan Ibu Kota Mulai Akhir Februari

Megapolitan
Polisi Incar Pria yang Curi Pakaian Dalam Warga di Kebon Jeruk

Polisi Incar Pria yang Curi Pakaian Dalam Warga di Kebon Jeruk

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Wowon dkk Berencana Habisi Nyawa 7 TKW yang Ditipunya

Sebelum Ditangkap, Wowon dkk Berencana Habisi Nyawa 7 TKW yang Ditipunya

Megapolitan
Kampung Boncos Belum Bebas Narkoba, Dua Bandar Ditangkap Saat Hendak Edarkan Sabu

Kampung Boncos Belum Bebas Narkoba, Dua Bandar Ditangkap Saat Hendak Edarkan Sabu

Megapolitan
Kasus Mutilasi Angela Nihil Perkembangan, Keluarga Harap Polisi Cepat Tuntaskan

Kasus Mutilasi Angela Nihil Perkembangan, Keluarga Harap Polisi Cepat Tuntaskan

Megapolitan
Sempat Berguncang, Konstruksi Skywalk Kebayoran Akan Diperkuat Bulan Ini

Sempat Berguncang, Konstruksi Skywalk Kebayoran Akan Diperkuat Bulan Ini

Megapolitan
Kompol D Langgar Kode Etik karena Nikah Siri, Ketua IPW: Pelanggaran Berat Itu

Kompol D Langgar Kode Etik karena Nikah Siri, Ketua IPW: Pelanggaran Berat Itu

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.