Kompas.com - 08/10/2016, 16:39 WIB
Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) memperkenalkan juru bicaranya yang baru, Alexander Yahya Datuk (kiri), saat hadir dalam sebuah acara diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10/2016). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERABakal calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) memperkenalkan juru bicaranya yang baru, Alexander Yahya Datuk (kiri), saat hadir dalam sebuah acara diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, sempat telat menghadiri sebuah acara diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10/2016) siang.

Keterlambatan Sandi dikarenakan kondisi jalan yang macet di beberapa titik menuju Menteng.

"Jadi, tadi saya ke sini naik mobil. Jaraknya itu kurang lebih sekitar 10,8 kilometer, tetapi butuh waktu 90 menit buat bisa sampai ke sini. 10 kilometer itu kalau saya lari, cuma satu jam," kata Sandi di sela-sela acara diskusi.

(Baca juga: Sandiaga Kunjungi Pesantren yang Direlokasi ke Jagakarsa)

Menurut Sandi, dengan membandingkan dua hal di atas tadi, dapat diartikan bahwa kemacetan Jakarta semakin parah setiap harinya.

Bahkan, menurut dia, orang bisa mencapai tempat tujuan lebih cepat dengan berlari ketimbang naik kendaraan pribadi.

Untuk itu, dia kembali mengajak warga DKI Jakarta membiasakan hidup sehat dengan naik angkutan umum.

Selain bisa mengurangi volume kendaraan di jalan, naik angkutan umum dinilainya dapat menjadikan tubuh sehat karena lebih banyak bergerak.

(Baca juga: Keluhkan Trotoar Rusak, Sandiaga Uno Diajak Lapor melalui Qlue)

Sandi bersama pasangannya, bakal calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebelumnya menyatakan ingin melanjutkan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini dalam hal mengatasi kemacetan.

Salah satu dari sekian program yang dimaksudnya adalah peningkatan layanan bus transjakarta.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Ungkap Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Diduga Berasal dari Iran

Polisi Ungkap Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Diduga Berasal dari Iran

Megapolitan
Update 11 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 406

Update 11 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 406

Megapolitan
Hari Keenam Larangan Mudik, 162 Kendaraan Diputarbalikkan di Posko Penyekatan dan Check Point Kota Tangerang

Hari Keenam Larangan Mudik, 162 Kendaraan Diputarbalikkan di Posko Penyekatan dan Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Terima Zakat Fitrah Rp 1,3 Miliar

Baznas Kota Tangerang Terima Zakat Fitrah Rp 1,3 Miliar

Megapolitan
Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Megapolitan
Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Ditutup Seminggu, Anies: Kan Pedagang Juga Lebaran

Pasar Tanah Abang Ditutup Seminggu, Anies: Kan Pedagang Juga Lebaran

Megapolitan
Takbir Keliling Dilarang, Akan Ada Filterisasi di Sudirman-Thamrin Mulai 18.00 WIB

Takbir Keliling Dilarang, Akan Ada Filterisasi di Sudirman-Thamrin Mulai 18.00 WIB

Megapolitan
Masjid Agung Al-Ittihad di Kota Tangerang, Pernah Jadi Penjara Tapol Jepang

Masjid Agung Al-Ittihad di Kota Tangerang, Pernah Jadi Penjara Tapol Jepang

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjut 19 Mei, Akan Hadirkan Saksi Meringankan dan Saksi Ahli

Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjut 19 Mei, Akan Hadirkan Saksi Meringankan dan Saksi Ahli

Megapolitan
Mau Mudik Lewat Depok, 824 Kendaraan Diputar Balik Polisi

Mau Mudik Lewat Depok, 824 Kendaraan Diputar Balik Polisi

Megapolitan
Stok Pangan di Tangsel Aman Jelang Lebaran meski Harga Naik

Stok Pangan di Tangsel Aman Jelang Lebaran meski Harga Naik

Megapolitan
1,2 Juta Warga Tinggalkan Jakarta, Polda Metro Jaya Siapkan Swab Antigen Mobile untuk Arus Balik

1,2 Juta Warga Tinggalkan Jakarta, Polda Metro Jaya Siapkan Swab Antigen Mobile untuk Arus Balik

Megapolitan
Terserang Stroke, Seorang Ibu di Cilandak Teriak Minta Tolong Selam 3 Jam

Terserang Stroke, Seorang Ibu di Cilandak Teriak Minta Tolong Selam 3 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X