Kompas.com - 10/10/2016, 06:10 WIB
Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur DKI JAkarta berswafoto bersama di tengah pemeriksaan kesehatan di RSAL Mintohardjo, Jakarta, Sabtu (24/9/2016). Foto: Instagram @aniesbaswedan krisiandiTiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur DKI JAkarta berswafoto bersama di tengah pemeriksaan kesehatan di RSAL Mintohardjo, Jakarta, Sabtu (24/9/2016). Foto: Instagram @aniesbaswedan
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com – Tiga pasang bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

Pada masa pendaftaran, ketiga pasangan bakal cagub-cawagub itu menyerahkan visi dan misi yang akan mereka kepada KPU DKI.

Kompas.com menghimpun informasi mengenai visi dan misi ketiga pasangan bakal cagub-cawagub DKI yang diambil dari situs web Sistem Informasi dan Tahapan Pilkada (Sitap) KPU DKI Jakarta.

Berikut visi dan misi ketiga pasangan bakal cagub-cawagub tersebut: 

Ahok-Djarot

Bakal calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, ingin memfokuskan pembangunan manusia dan kepemimpinan yang bersih.

Pada Pilkada 2017, Ahok-Djarot diusung oleh PDI-P, Golkar, Hanura, dan Nasdem.

(Baca juga: Ini Inti Visi Misi Ahok pada Pilkada DKI 2017)

Berdasarkan informasi dari situs web tersebut, Ahok-Djarot memiliki visi menjadikan Jakarta sebagai etalase kota Indonesia yang modern, tertata rapi, manusiawi, dan fokus pada pembangunan manusia seutuhnya dengan kepemimpinan yang bersih, transaparan, dan profesional.

Sementara itu, mereka memiliki lima misi, sebagai berikut:

1. Mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), terbuka, dan melayani warga.

2. Menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar warga, yaitu jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, hunian yang layak, bahan pangan yang terjangkau, transportasi publik yang ekonomis, dan lapangan pekerjaan serta usaha agar seluruh warga berkesempatan memperoleh kehidupan yang lebih baik sehingga indeks kebahagiaan kota Jakarta menjadi salah satu yang tertinggi di antara kota-kota di dunia.

3. Menciptakan sumber daya manusia yang tangguh lahir dan batin, kompeten, dan berdaya saing global dengan indeks pembangunan manusia yang setara dengan kota-kota maju di dunia.

4. Menata kota sesuai perubahan zaman untuk mendukung kemajuan ekonomi, keberlangsungan lingkungan, dan kehidupan sosial budaya warga.

5. Membangun kehidupan kota yang berbasis teknologi dan berinfrastruktur kelas dunia dengan warga yang berketuhanan, berbudaya, bergotong royong, berwawasan, toleran, partisipatif, dan inovatif.

Agus-Sylviana

Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, diusung empat partai politik, yakni Demokrat, PPP, PKB, dan PAN.

(Baca juga: Agus Yudhoyono: Saya Hati-hati dengan Kata "Kontrak Politik")

Agus-Sylviana memiliki visi yang disebut "Visi Jakarta 2022", yang berbunyi "Dengan mempertimbangkan kondisi, masalah, dan perkembangan kekinian Jakarta dan aspirasi warga Jakarta akan masa depan, kami mencanangkan visi pembangunan Jakarta yang akan kami perjuangkan sebagai berikut: Menuju Jakarta tahun 2022 yang lebih maju, aman, adil, dan sejahtera". 

Sementara itu, misi mereka dinamakan "Misi Jakarta 2022" sebagai berikut:

1. Mewujudkan Jakarta yang maju

2. Mewujudkan Jakarta yang aman 

3. Mewujudkan Jakarta yang adil

4. Mewujudkan Jakarta yang sejahtera

5. Mewujudkan “Jakarta Hijau” (Green Jakarta) yang lingkungannya semakin baik 

6. Mewujudkan Jakarta yang nyaman dan bermartabat.

Dalam lembar visi misi yang mereka sampaikan, Agus-Sylviana juga menulis, "Kami menyadari bahwa untuk mewujudkan 'Visi Jakarta 2022', kami perlu mempertimbangkan berbagai tantangan dan peluang yang tersedia. Kami memahami bahwa terdapat masalah-masalah yang sangat mendasar dan struktural di Jakarta, yang hanya bisa didekati dengan koordinasi dan kerja sama dengan banyak pihak. Ini kami anggap sebagai tantangan".

"Akan tetapi, kami juga optimistis dengan Jakarta. Fakta bahwa banyak dari warga Jakarta yang berasal dari kalangan menengah terdidik, ketersediaan sumber daya, serta sarana dan prasarana Jakarta yang relatif maju, ditambah dengan dukungan yang kuat dari warga Jakarta, akan menghadirkan peluang sekaligus kekuatan dalam mencapai visi dan misi kami".

Anies-Sandiaga

Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno, diusung Partai Gerindra dan PKS pada Pilkada DKI 2017.

(Baca juga: Jika Jadi Gubernur DKI, Anies Tidak Janji Tak Akan Ada Penggusuran)

Anies-Sandiaga ingin menjadikan Jakarta sebagai tempat yang beradab.

Mereka memiliki visi yang berbunyi "Jakarta kota maju dan beradab dengan seluruh warga merasakan keadilan dan kesejahteraan".

Sementara itu, misi mereka terbagi dalam tiga poin sebagai berikut:

1. Membangun manusia Jakarta menjadi warga yang berdaya dengan menghadirkan kepemimpinan humanis serta mengayomi, penggerak birokrasi yang efektif, menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga bahan pokok, membangun sektor kesehatan, pendidikan, kebudayaan serta menyelesaikan masalah-masalah sosial.

2. Membangun lingkungan kota Jakarta secara berkelanjutan dengan perencanaan yang memperhatikan daya dukung lingkungan dan sosial.

3. Membangun kesejahteraan dengan menciptakan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, dan penanggulangan masalah mobilitas warga kota.

Saat ini, Pilkada DKI Jakarta 2017 tengah memasuki masa verifikasi berkas persyaratan pasangan bakal cagub dan cawagub oleh KPU DKI Jakarta.

Verifikasi dilakukan sampai Selasa (11/10/2016) besok. Setelah itu, KPU DKI akan menetapkan pasangan cagub-cawagub yang memenuhi persyaratan pada 24 Oktober 2016.

Kemudian pada 25 Oktober 2016 akan diadakan pengundian nomor urut pasangan cagub-cawagub. Adapun pemungutan suara akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017.

Kompas TV KPU Tak Larang Cagub-Cawagub Bersosialisasi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 Januari: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 5.765 Orang

UPDATE 29 Januari: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 5.765 Orang

Megapolitan
Bocah 6 Tahun di Jagakarsa Disetubuhi Tukang Siomay

Bocah 6 Tahun di Jagakarsa Disetubuhi Tukang Siomay

Megapolitan
Kelenteng Petak Sembilan Rayakan Imlek Tanpa Kembang Api dan Barongsai Sejak Pandemi

Kelenteng Petak Sembilan Rayakan Imlek Tanpa Kembang Api dan Barongsai Sejak Pandemi

Megapolitan
Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Garasi Rumah di Cilandak

Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Garasi Rumah di Cilandak

Megapolitan
Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik dengan Tersangka Ayu Thalia Dibawa ke Kejaksaan Pekan Depan

Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik dengan Tersangka Ayu Thalia Dibawa ke Kejaksaan Pekan Depan

Megapolitan
Ketiga Jenazah Korban Kebakaran di Tebet Telah Diurus Keluarga

Ketiga Jenazah Korban Kebakaran di Tebet Telah Diurus Keluarga

Megapolitan
Penyebab Kebakaran di Tebet Belum Bisa Dipastikan, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Penyebab Kebakaran di Tebet Belum Bisa Dipastikan, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Megapolitan
Jelang Perayaan Imlek, Kelenteng Petak Sembilan Batasi Kapasitas Pengunjung 50 Persen

Jelang Perayaan Imlek, Kelenteng Petak Sembilan Batasi Kapasitas Pengunjung 50 Persen

Megapolitan
BOR Capai 54 Persen, Tempat Isolasi Terpusat di Jakarta Harus Diperbanyak

BOR Capai 54 Persen, Tempat Isolasi Terpusat di Jakarta Harus Diperbanyak

Megapolitan
Polisi Kembali Tangkap Satu Pengeroyok Kakek 89 Tahun, Total Ada 6 Tersangka

Polisi Kembali Tangkap Satu Pengeroyok Kakek 89 Tahun, Total Ada 6 Tersangka

Megapolitan
Kebakaran 4 Rumah di Tebet Tewaskan 3 Orang, Korban Sempat Dibangunkan Tetangga

Kebakaran 4 Rumah di Tebet Tewaskan 3 Orang, Korban Sempat Dibangunkan Tetangga

Megapolitan
Masyarakat Diminta Tidak Anggap Enteng Flu, Bisa Jadi Itu Gejala Omicron

Masyarakat Diminta Tidak Anggap Enteng Flu, Bisa Jadi Itu Gejala Omicron

Megapolitan
514.910 Orang di DKI Jakarta Sudah Dapat Vaksin Booster Covid-19

514.910 Orang di DKI Jakarta Sudah Dapat Vaksin Booster Covid-19

Megapolitan
4 Rumah Hangus Terbakar di Tebet, 25 Orang Diungsikan

4 Rumah Hangus Terbakar di Tebet, 25 Orang Diungsikan

Megapolitan
Curhat Warga Cilenggang yang Terdampak Proyek Tol Serpong-Balaraja, Jalan ke Sekolah Jadi Jauh, Minta Dibuatkan JPO

Curhat Warga Cilenggang yang Terdampak Proyek Tol Serpong-Balaraja, Jalan ke Sekolah Jadi Jauh, Minta Dibuatkan JPO

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.