Petugas Bandara Soekarno-Hatta Temukan Janin di Toilet Pesawat Qatar Airways

Kompas.com - 10/10/2016, 13:31 WIB
shutterstock
|
EditorEgidius Patnistik

TANGERANG, KOMPAS.com — Seorang petugas kebersihan Bandara Soekarno-Hatta menemukan janin di dalam toilet pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 956 yang baru saja terbang dari Doha ke Jakarta pada Minggu (9/10/2016) sore.

Janin berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia tujuh bulan itu ditemukan beberapa saat setelah pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada sekitar pukul 16.30 WIB, kemarin.

"Janin bayinya ketemu waktu petugas bernama Jamaludin lagi bersih-bersih. Petugas kebersihan itu lapor ke pihak maskapai lalu bersama kami langsung menelusuri daftar manifes penumpang," kata Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ajun Komisaris Sutrisna, saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/10/2016).

Sutrisna menjelaskan, hampir pada saat yang bersamaan, petugas lain di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta mendapat laporan bahwa seorang perempuan berinisial EWR mengalami pendarahan. EWR kemudian diantar ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta untuk dirawat sembari diperiksa terkait dengan temuan janin di toilet pesawat sebelumnya.

"Dari pemeriksaan, terbukti itu janinnya dia. EWR ini berprofesi sebagai TKW (tenaga kerja wanita). Saat ini, yang bersangkutan sudah dirujuk ke RS Polri di Kramatjati untuk mendapat perawatan intensif," kata Sutrisna.

Pihak Polresta Bandara Soekarno-Hatta masih meminta keterangan pihak terkait untuk menyelidiki kasus tersebut. Kondisi EWR sendiri, kata Sutrisna, masih memerlukan perawatan yang berkelanjutan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Megapolitan
MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

Megapolitan
Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Megapolitan
PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

Megapolitan
RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

Megapolitan
Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Megapolitan
PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

Megapolitan
DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

Megapolitan
Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Megapolitan
Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Megapolitan
WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

Megapolitan
Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Megapolitan
Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X