6 Orang yang Diamankan dalam OTT Pungli di Kemenhub Belum Jadi Tersangka

Kompas.com - 11/10/2016, 21:52 WIB
AR, seorang PNS Kementerian Perhubungan saat berada di mobil polisi untuk di bawa ke Polda Metro Jaya pada Selasa (11/10/2016) malam. Akhdi Martin PratamaAR, seorang PNS Kementerian Perhubungan saat berada di mobil polisi untuk di bawa ke Polda Metro Jaya pada Selasa (11/10/2016) malam.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengamankan enam orang dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2016) sore. Meski begitu, enam orang tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan status mereka akan ditentukan esok hari. Sebab, malam ini polisi masih mengumpulkan alat bukti terkait OTT di Kemenhub.

"Belum dapat dipastikan status yang bersangkutan menunggu 24 jam. Rencana pada malam ini selesai upaya penggeledahan berbagai dokumen yang diperlukan oleh penyidik," ujar Boy di Kantor Kemenhub, Selasa.

Boy mengungkapkan, saat ini ada enam orang yang dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan. Pihak kepolisian akan segera mengumumkan status keenam orang tersebut.

"Besok akan disampaikan hasil atau status pada masing-masing yang diudga terlibat didalam urusan pungutan liar yang terjadi, yang hari ini tertangkap tangan," kata Boy. (Baca: Polisi Sita Uang Puluhan Juta Rupiah dan Tabungan Rp 1 Miliar Terkait Pungli di Kemenhub)

Selain mengamankan enam orang, dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 95 juta dan enam buku tabungan yang berisi total Rp 1 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Megapolitan
Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Megapolitan
Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Megapolitan
Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

Megapolitan
Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Megapolitan
Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Megapolitan
Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Megapolitan
Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Megapolitan
Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X