Rumah Petak di Petogogan Dibongkar

Kompas.com - 12/10/2016, 10:57 WIB
Rumah petak di Petogogan yang dibangun di atas Kali Krukut, dibongkar, Rabu (13//10/2016). Nibras Nada NailufarRumah petak di Petogogan yang dibangun di atas Kali Krukut, dibongkar, Rabu (13//10/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan membongkar empat rumah petak semipermanen di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/10/2016).

Keempat rumah ini berdiri di atas Kali Krukut yang melintasi depan SMA Tarakanita di Jalan Pulo Raya IV.

(Baca juga: Dimulainya Normalisasi Kali Krukut Tahap Pertama...)

Puluhan petugas Dinas Kebersihan dan Dinas Tata Air bahu membahu membongkar manual bangunan tersebut.

Mereka tampak mengangkut tripleks, seng, dan kayu ke sebuah truk agar lahan sisa bangunan tersebut bersih dari puing.

Bangunan ini sudah tidak berpenghuni karena empat KK yang tinggal di sini direlokasi ke Rusun Marunda, Jakarta Utara, Selasa (11/10/2016).

(Baca juga: Empat Keluarga dari Bantaran Kali Krukut Direlokasi ke Rusun Marunda)

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan, setelah pihaknya membongkar bangunan ini, Dinas Tata Air akan mulai mengerjakan pengerukan dan pemasangan turap.

"Ini sudah dipatok oleh Dinas Tata Air, nanti bangunan lainnya menyusul dari dinas penataan kota," kata Tri di Petogogan, Rabu.

Selain itu, penghuni puluhan bangunan rumah, baik permanen maupun semi-permanen di bantaran Kali Krukut, akan diberi surat.

Rumah-rumah di Petogogan ini diketahui memiliki sertifikat.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Fredy Setiawan mengatakan, pihaknya segera mensosialisasikan rencana normalisasi Kali Krukut kepada pemilik rumah di bantaran kali.

"Sudah kami bicara sama pemiliknya, dia siap bongkar untuk bangunan. Kalau lahannya nanti akan dibebaskan," kata Fredy.

Normalisasi Kali Krukut rencananya akan mengembalikan trase kali yang kini hanya selebar 3-5 meter menjadi 20 meter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Keberatan John Kei karena Berisi Asumsi

Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Keberatan John Kei karena Berisi Asumsi

Megapolitan
Rekor Baru, Depok Catat 516 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Rekor Baru, Depok Catat 516 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
BMKG: Waspada Pontesi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

BMKG: Waspada Pontesi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

Megapolitan
Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Megapolitan
Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Megapolitan
Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Megapolitan
BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

Megapolitan
Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X