Kompas.com - 17/10/2016, 08:08 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

"Dia (Olla) bukan sebagai juru bicara tapi tim panel ahli untuk memberikan masukan kepada Anies-Sandiaga bagaimana menciptakan kebijakan yang lebih berpihak kepada pelaku ekonomi kreatif," kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, saat ini dirinya juga fokus untuk menggarap program ekonomi kreatif. Menurut dia, peran para pelaku ekonomi kreatif tersebut bisa lebih besar dan bisa menjadi andalan jika ada kebijakan yang benar-benar memihak mereka.

Sandiaga mengatakan ada sejumlah artis yang telah dihubungi untuk menjadi tim ahlinya. Sayang, Sandiaga belum mau mengungkapkan nama-nama artis itu selain Olla.

Menurut laporan Tribunnews.com, Olla mengaku masih mau pikir-pikir dulu terkait tawaran Sandiaga itu. Dia ingin berdiskusi dulu dengan suaminya, Aufar Hutapea, yang juga sudah masuk ke dunia politik.

"Saat ini sih saya masih belum bisa komentar apa-apa karena ini masalah politik saya harus konsultasi sama suami saya dulu. Dia kan yang lebih tahu," ujar Olla.

Sementara dari pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni belum terdengar ada nama dari kalangan artis yang masuk tim atau pendukung tim pemenangan. Namun, kehadiran istri Agus, Annisa Pohan, dalam setiap aktivitas suaminya, menimbulkan daya tarik sendiri.

Saat Annisa mendampingi Agus turun ke masyarakat, ia selalu menjadi pusat perhatian. Warga, kebanyakan para ibu, suka mengajak Annisa mengobrol dan berfoto bersama. Meski demikian, Agus menegaskan Annisa tidak masuk dalam jajaran tim sukses.

Sebagai istri, Annisa Pohan sudah otomatis menjadi pendukungnya.

"Kalo Annisa Pohan istri saya sendiri, bukan timses. Pasti satu paket dengan saya," kata Agus.

Kahfi Dirga Cahya Annisa Pohan menggendong bayi saat menemani suaminya, Agus Harimurti Yudhoyono kunjungan ke Koja, Jakarta Utara, Selasa (11/10/2016). Kunjungan Agus dalam rangkan pencalonan gubernur DKI Jakarta 2017-2022.
Agus membuka pintu bagi artis bergabung dalam tim pemenangannya. Agus tak menampik bahwa keberadaan artis dalam tim pemenangan membawa pengaruh positif.

"Boleh-boleh saja, kami pun ada teman-teman selebriti yang mungkin akan bergabung dengan kami. Itu akan kami terima dengan tangan terbuka, kami senang sekali," kata Agus.

Namun dia menekankan bahwa semua profesi diperlukan dalam timnya. Ia tak ingin disebut memanfaatkan selebriti untuk mendulang suara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekap dan Perkosa Perempuan di Bawah Umur, Pria di Kresek Tangerang Ditangkap

Sekap dan Perkosa Perempuan di Bawah Umur, Pria di Kresek Tangerang Ditangkap

Megapolitan
Penerapan Tarif Integrasi Transportasi Umum Belum Sempurna, Ini Catatan Dewan Transportasi

Penerapan Tarif Integrasi Transportasi Umum Belum Sempurna, Ini Catatan Dewan Transportasi

Megapolitan
Revitalisasi Rampung, Halte Transjakarta Kwitang Kembali Beroperasi

Revitalisasi Rampung, Halte Transjakarta Kwitang Kembali Beroperasi

Megapolitan
Plastik Klip dan Alat Isap Sabu-sabu Berserakan di Jalan Kawasan Cipete, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Plastik Klip dan Alat Isap Sabu-sabu Berserakan di Jalan Kawasan Cipete, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Megapolitan
Kronologi Pegawai LPSK Diberi Dua Amplop Setebal 1 Cm oleh Pihak Ferdy Sambo

Kronologi Pegawai LPSK Diberi Dua Amplop Setebal 1 Cm oleh Pihak Ferdy Sambo

Megapolitan
Ancol Sediakan 10 Transjakarta dan Bus Wara-wiri untuk Pengunjung Jakarnaval 2022

Ancol Sediakan 10 Transjakarta dan Bus Wara-wiri untuk Pengunjung Jakarnaval 2022

Megapolitan
Tarif Integrasi Rp 10.000 Belum Berlaku untuk Transjakarta Rute Non-BRT

Tarif Integrasi Rp 10.000 Belum Berlaku untuk Transjakarta Rute Non-BRT

Megapolitan
Ancol Sediakan 2 Kantong Parkir Jakarnaval 2022, Dibagi untuk Umum dan VIP

Ancol Sediakan 2 Kantong Parkir Jakarnaval 2022, Dibagi untuk Umum dan VIP

Megapolitan
Tarif Integrasi Rp 10.000 Berlaku di Semua Halte Transjakarta

Tarif Integrasi Rp 10.000 Berlaku di Semua Halte Transjakarta

Megapolitan
Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Penyekapan Karyawan Situs Judi 'Online' di Penjaringan

Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Penyekapan Karyawan Situs Judi "Online" di Penjaringan

Megapolitan
Sensasi Horor Wahana LRT 'Train to Apocalypse': Melarikan Diri dari Kejaran Mayat Hidup

Sensasi Horor Wahana LRT "Train to Apocalypse": Melarikan Diri dari Kejaran Mayat Hidup

Megapolitan
Polisi Selidiki Temuan Plastik Klip dan Alat Isap Sabu yang Berserakan di Jalan Kawasan Cipete

Polisi Selidiki Temuan Plastik Klip dan Alat Isap Sabu yang Berserakan di Jalan Kawasan Cipete

Megapolitan
Indra Kenz Ajukan Eksepsi atas Dakwaan JPU, Pengacara: Yang Jadi Terdakwa Harusnya Pengelola Binomo

Indra Kenz Ajukan Eksepsi atas Dakwaan JPU, Pengacara: Yang Jadi Terdakwa Harusnya Pengelola Binomo

Megapolitan
Korban Investasi Binomo Geram: Datang Jauh dari Palembang, Disambut Karangan Bunga Dukung Indra Kenz di PN Tangerang

Korban Investasi Binomo Geram: Datang Jauh dari Palembang, Disambut Karangan Bunga Dukung Indra Kenz di PN Tangerang

Megapolitan
Elektrifikasi Armada Transjakarta Dilakukan Bertahap hingga 2030

Elektrifikasi Armada Transjakarta Dilakukan Bertahap hingga 2030

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.