Kompas.com - 17/10/2016, 20:44 WIB
Artis peran yang juga pembawa acara, Nabila Putri usai jalani pemeriksaan di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/10/2016). KOMPAS.com/Dian Reinis KumampungArtis peran yang juga pembawa acara, Nabila Putri usai jalani pemeriksaan di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/10/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus memeriksa saksi-saksi terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal Gatot Brajamusti. Hari ini, Senin (17/10/2016), giliran artis Nabila Putri yang diperiksa.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan saksi-saksi dilakukan untuk merampungkan berkas perkara Gatot. Dalam pemeriksaan terhadap Nabila, kata Budi, penyidik memberikan 20 pertanyaan.

"Dari pemeriksaan terhadap Nabila, dia menyatakan dalam film D.P.O tidak menggunakan senjata asli. Jadi senjatanya hanya dummy," ujar Budi, ketika dikonfirmasi, Senin (17/10/2016).

Budi menambahkan, Nabila mengaku pernah diajak latihan menembak oleh Gatot. Latihan menembak itu dilakukan agar Nabila tak canggung memegang senjata api dalam film D.P.O.

"Jadi saat latihan itu, Nabila mengaku melihat senjata api jenis Glock 26 menyerupai punya Gatot. Tapi kita belum bisa pastikan itu senjata yang kita sita atau bukan," ucapnya.

(Baca: Dapat Informasi Baru, Polisi Akan Kembali Periksa Gatot Terkait Senjata Api Ilegal)

Budi mengungkapkan, keterangan Gatot dengan keterangan saksi-saksi yang diperiksa bertolak belakang. Sebab, Gatot mengaku menyimpan senjata api itu untuk digunakan sebagai properti film.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dari keterangan saksi yang telah diperiksa, dalam film D.P.O maupun Azrax tidak menggunakan senjata api asli. Terkait penyidikan dugaan kepemilikan senjata api, polisi telah memeriksa beberapa orang dekat Gatot, yakni Dewi aminah (Istri Gatot), Siti Alvianoor (anak Gatot), Salsabila Hasibuan (keponakan Gatot), Daniel Pasarela (Karyawan Gatot), Ary Suta, Elma Theana, sutradara Dedi Setiadi, Reza Artamevia, Nadine Chandrawinata, Wahjoeno, Toro Margen dan Nabila Putri.

Adapun Gatot ditangkap di sebuah hotel di Kota Mataram, NTB, Minggu (28/8/2016). Polisi menemukan satu paket sabu di celananya dan hasil tes urine pun menyatakan dia positif menggunakan narkoba.

Penangkapan Gatot itu ditindaklanjuti dengan penggeledahan di rumahnya, di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Di rumah itu, polisi menemukan benda-benda terkait narkoba, senjata api jenis Glock dan jenis Walther PPK, serta amunisinya.

Kompas TV Gatot Brajamusti Dideteksi Alami Kelelahan dan Depresi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Megapolitan
Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Megapolitan
Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.