Pemprov DKI Benarkan Pinjaman Laptop ke KPU Berasal dari Dana Pengembang

Kompas.com - 18/10/2016, 11:01 WIB
Shutterstock Ilustrasi komputer jinjing atau laptop

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan, dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, Ratiyono, membenarkan peminjaman komputer dan laptop kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta berasal dari dana pengembang. Adapun pengembangnya adalah PT Sampoerna Land.

"Yang jelas itu dananya adalah kewajiban pengembang. Itu ada aturannya, ada perundang-undangannya, ada prosedurnya, dan ada penilaiannya," kata Ratiyono, kepada Kompas.com, Selasa (18/10/2016).

PT Sampoerna Land, lanjut dia, mengajukan kenaikan koefisien lantai bangunan (KLB) kepada Pemprov DKI Jakarta. Kompensasinya, mereka harus membangun tata ruang, memperbaiki saluran air, dan lain-lain. Kemudian pada bulan Maret 2016, KPU dan Bawaslu DKI Jakarta bersurat kepada Pemprov DKI Jakarta untuk bantuan penyediaan laptop serta komputer.

"Kalau kami pakai APBD, enggak terkejar ini penyediaan laptop. Sedangkan kalau pakai APBD Perubahan, sekarang saja masih berproses di Kemendagri," kata Ratiyono.

"Makanya kebijakan Pak Gubernur menugaskan Asisten Sekda bidang Pembangunan untuk menggunakan kewajiban kenaikan KLB pengembang itu saja. Supaya tahapan pemilukada berjalan aman dan tepat waktu," kata Ratiyono.

Dengan begitu, dana kewajiban pengembang itu juga dialokasikan untuk infrastruktur KPU dan Bawaslu DKI Jakarta. Dana itu dipergunakan untuk renovasi gedung, pengecatan gedung, pembelian genset, mebel, dan lain-lain. Nilainya mencapai Rp 10,2 miliar.

"Jadi sebetulnya tidak hanya laptop saja. Peminjaman komputer itu hanya sebagian kecil sebetulnya," kata Ratiyono. (Baca: KPU Bakal Kembalikan Puluhan Komputer dan Laptop dari Pengembang)

Sebelumnya dalam rapat bersama KPU DKI Jakarta dan Komisi A DPRD DKI Jakarta, Senin (17/10/2016) kemarin, DPRD menyoroti pinjaman komputer dan laptop yang dibiayai dana pengembang ini.

Adapun Pemprov DKI Jakarta meminjamkan komputer dan laptop kepada KPU dan Bawaslu untuk dipergunakan selama Pilkada DKI Jakarta 2017. KPU DKI Jakarta akan mengembalikan komputer dan laptop ini sebagai bentuk netralitas KPU DKI pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFidel Ali
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Hari Pertama Korban Kebakaran Tebet Sekolah, Ngambek Tidak Punya Seragam hingga Bantuan Trauma Healing

Hari Pertama Korban Kebakaran Tebet Sekolah, Ngambek Tidak Punya Seragam hingga Bantuan Trauma Healing

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Kucing Terjebak di Saluran Air Pipa, 10 Personel Dikerahkan

Petugas Damkar Evakuasi Kucing Terjebak di Saluran Air Pipa, 10 Personel Dikerahkan

Megapolitan
Berembus Kabar Burung Dugaan Politik Uang di Balik Pemilihan Wagub DKI

Berembus Kabar Burung Dugaan Politik Uang di Balik Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Sekolah Swasta di Bekasi Cuma Dapat 2 Murid Baru, Apa Sebabnya?

Sekolah Swasta di Bekasi Cuma Dapat 2 Murid Baru, Apa Sebabnya?

Megapolitan
Lima Usulan Kebijakan Pemerintah Kota Depok yang Kontroversial

Lima Usulan Kebijakan Pemerintah Kota Depok yang Kontroversial

Megapolitan
Pengamat Sarankan Pemprov DKI Contek Singapura yang Sukses Gelar Balapan di Jalan Raya

Pengamat Sarankan Pemprov DKI Contek Singapura yang Sukses Gelar Balapan di Jalan Raya

Megapolitan
Ketika Para Pencari Suaka Mendapat Penolakan dari Warga di Tempat Penampungan

Ketika Para Pencari Suaka Mendapat Penolakan dari Warga di Tempat Penampungan

Megapolitan
Kronologi Pengendara Jeep Rubicon Terobos Kerumunan Pelari Milo Run

Kronologi Pengendara Jeep Rubicon Terobos Kerumunan Pelari Milo Run

Megapolitan
Pengamat: Formula E Harus Beri Dampak Positif untuk Masyarakat

Pengamat: Formula E Harus Beri Dampak Positif untuk Masyarakat

Megapolitan
Sebelum Gelar Formula E, Jakarta Diharapkan Lebih Dulu Terapkan Mobil Listrik di Masyarakat

Sebelum Gelar Formula E, Jakarta Diharapkan Lebih Dulu Terapkan Mobil Listrik di Masyarakat

Megapolitan
Sekolah Swasta di Bekasi Merasa Dianaktirikan dan Akan Gelar Aksi di Depan Wali Kota

Sekolah Swasta di Bekasi Merasa Dianaktirikan dan Akan Gelar Aksi di Depan Wali Kota

Megapolitan
Ondel-ondel dan Pertarungan Belief Masyarakat Betawi

Ondel-ondel dan Pertarungan Belief Masyarakat Betawi

Megapolitan
Duduk Perkara Saling Sindir antara Wali Kota Tangerang dengan Menkumham

Duduk Perkara Saling Sindir antara Wali Kota Tangerang dengan Menkumham

Megapolitan
Guru SMP Swasta di Bekasi Tetap Bertahan walau Hanya Mengajar 2 Murid

Guru SMP Swasta di Bekasi Tetap Bertahan walau Hanya Mengajar 2 Murid

Megapolitan
Ondel-ondel Jalanan, Boneka Betawi yang Kehilangan Sakralitasnya

Ondel-ondel Jalanan, Boneka Betawi yang Kehilangan Sakralitasnya

Megapolitan
Close Ads X