Dinas Kebersihan DKI Pastikan Kelola Sepenuhnya TPST Bantargebang

Kompas.com - 18/10/2016, 13:56 WIB
Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2015) Kompas.com/Alsadad RudiWakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2015)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim mengatakan pihaknya akan mengelola sepenuhnya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, di Bekasi, Jawa Barat.

Ia memastikan TPST Bantargebang akan dikelola secara swakelola oleh Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

"Sekarang tempat pembuangan akhir Bantargebang sudah kita ambil alih jadi sekarang sifatnya sudah swakelola, tidak lagi dikelola pihak ketiga. Jadi seratus persen akan kita kelola," kata Ali, di Kantor Dinas Kebersihan DKI Jakarta, di Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (18/10/2016).

(Baca: Dinas Kebersihan DKI Verifikasi Ulang Ratusan PHL TPST Bantar Gebang)

Namun, sejak diambil alih dari pihak ketiga, pengelolaan TPST Bantargebang masih dalam masa transisi dan masih menyelesaikan serah terima aset lahan. Dari total 110 hektar lahan, masih ada 10 hektar yang belum dapat digunakan karena belum diserahterimakan ke Dinas Kebersihan DKI.

"Memang ada area yang tidak bisa dipakai, tapi bukan area pembuangan, jadi tidak berdampak. Ini hanya proses penyerahan aset, ada beberapa aset saja yang harus dilengkapi dengan data-data melalui suratnya," ujar Ali.

Kompas TV Langkah Pemprov DKI Mengelola TPST Bantar Gebang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Megapolitan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Megapolitan
Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.