Kompas.com - 18/10/2016, 14:46 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mewajibkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mendaftarkan relawan yang akan membantu kampanye pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Komisioner KPU DKI Bidang Sosialisasi, Betty Epsilon Indroos mengatakan, pendaftaran dilakukan satu hari setelah penetapan pasangan cagub-cawagub yang memenuhi persyaratan sampai dengan satu hari sebelum masa kampanye.

Adapun penetapan pasangan cagub-cawagub dilakukan pada 24 Oktober 2016. Sementara masa kampanye dimulai pada 28 Oktober 2016.

"Untuk relawan atau pihak lain, orang per orang atau kelompok, harus mendaftarkan diri kepada kami, apakah lewat tim kampanye, atau datang sendiri," ujar Betty di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2016).

(Baca: 25 Oktober, KPU DKI Undi Nomor Urut Cagub-Cawagub di Balai Sudirman)

Jika relawan datang sendiri untuk mendaftarkan diri kepada KPU DKI, mereka harus menyerahkan surat pernyataan dari pasangan calon yang menyatakan bahwa mereka adalah pendukung dan akan membantu selama masa kampanye.

"Jadi, dalam sistem administrasi kepemiluan, terkait dengan kampanye semuanya harus terdaftar," ucap Betty.

Betty menuturkan, pendaftaran relawan dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban mereka selama masa kampanye.

"Bahwa kampanye dengan tiga prinsip, dialogis, terbuka, dan bertanggung jawab. Ada kata-kata bertanggung jawab itu artinya pasangan calon harus tahu siapa yang mendukung dia di lini 1, lini 2, lini 3, dan seterusnya," ucap Betty.

Selain relawan, petugas kampanye pasangan cagub-cawagub juga harus didaftarkan satu hari setelah penetapan calon sampai satu hari sebelum masa kampanye. Petugas kampanye merupakan orang yang menyelenggarakan kegiatan kampanye, menyampaikan pemberitahuan tertulis ke kepolisian tentang penyelenggaraan kampanye, menyebarkan bahan kampanye, dan bertanggung jawab terhadap kelancaran, keamanan, dan ketertiban kampanye.

"Pendaftaran disampaikan kepada KPU Provinsi DKI Jakarta, tembusan Bawaslu Provinsi DKI, Kapolda, dan arsip paslon," tuturnya.

Kompas TV Cagub DKI Dilarang Beriklan Sendiri di Media Massa
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksin Booster di Depok Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Depok Juli 2022

Megapolitan
Mengintai Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla hingga ke Jejak Digital

Mengintai Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla hingga ke Jejak Digital

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Barat Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Barat Juli 2022

Megapolitan
Usai Izin Usahanya Dicabut, Holywings Senayan Tutup dan Disegel

Usai Izin Usahanya Dicabut, Holywings Senayan Tutup dan Disegel

Megapolitan
Shopee Turunkan Produk Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla dari Platform

Shopee Turunkan Produk Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla dari Platform

Megapolitan
Jakarta Fair Undang 170 Anak Panti Asuhan Unjuk Kebolehan Menyanyi hingga Menari

Jakarta Fair Undang 170 Anak Panti Asuhan Unjuk Kebolehan Menyanyi hingga Menari

Megapolitan
Ditangkap karena Penyalahgunaan Narkoba, DJ Joice Akan Jalani Asesmen terkait Permohonan Rehabilitasi

Ditangkap karena Penyalahgunaan Narkoba, DJ Joice Akan Jalani Asesmen terkait Permohonan Rehabilitasi

Megapolitan
2 'Outlet' Holywings Masih Beroperasi Pasca Kontroversi Promosi Miras dengan Nama Muhammad-Maria

2 "Outlet" Holywings Masih Beroperasi Pasca Kontroversi Promosi Miras dengan Nama Muhammad-Maria

Megapolitan
Aksi Cepat Petugas PPSU Bersih-bersih Sampah Usai Massa Aksi di Depan Gedung DPR Bubar

Aksi Cepat Petugas PPSU Bersih-bersih Sampah Usai Massa Aksi di Depan Gedung DPR Bubar

Megapolitan
4 Kasus Curanmor di Tambora Terbongkar, Polisi Amankan 6 Pelaku

4 Kasus Curanmor di Tambora Terbongkar, Polisi Amankan 6 Pelaku

Megapolitan
10.782 Siswa Bakal Diterima PPDB Jenjang SMPN di Kota Tangerang

10.782 Siswa Bakal Diterima PPDB Jenjang SMPN di Kota Tangerang

Megapolitan
Wanita Paruh Baya Meninggal Dunia di Depan Ruko di Palmerah

Wanita Paruh Baya Meninggal Dunia di Depan Ruko di Palmerah

Megapolitan
Sopir Innova Tak Konsentrasi Saat Berkendara hingga Tabrak 3 Motor, Bajaj dan Mobil Lainnya di Menteng

Sopir Innova Tak Konsentrasi Saat Berkendara hingga Tabrak 3 Motor, Bajaj dan Mobil Lainnya di Menteng

Megapolitan
Diperiksa Selama 9 Jam, Pelapor Dugaan Penistaan Agama oleh Roy Suryo Diberondong 24 Pertanyaan

Diperiksa Selama 9 Jam, Pelapor Dugaan Penistaan Agama oleh Roy Suryo Diberondong 24 Pertanyaan

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Jadi Korban Jebolnya Tandon Proyek LRT di Jalan HR Rasuna Said

Polisi Sebut 5 Orang Jadi Korban Jebolnya Tandon Proyek LRT di Jalan HR Rasuna Said

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.