Sandiaga: Dari Lubuk Hati, Warga Jakarta Ingin Pemimpin yang Manusiawi

Kompas.com - 20/10/2016, 09:53 WIB
Bakal calon wakil gubernur Sandiaga Uno menyambangi permukiman warga di Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara, Jumat (14/10/2016). Kompas.com/David Oliver PurbaBakal calon wakil gubernur Sandiaga Uno menyambangi permukiman warga di Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara, Jumat (14/10/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI 2017, Sandiaga Uno, mengatakan, warga Jakarta membutuhkan pemimpin yang manusiawi. Kesimpulan ini diambil dari perjalanannya blusukan saat memperkenalkan diri.

Sandiaga menceritakan kisahnya, yang menurut unik, saat akan menghadiri acara pengajian di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (19/10/2016) pagi.

Saat itu, Sandiaga baru turun dari mobilnya dan hendak menyeberang jalan untuk menuju ke tempat acara. Saat ia menyeberang, ia dipanggil oleh seseorang dari dalam angkutan kota.

"Yang di dalam manggil, 'Uno, Uno'. Buset deh, saya kaget," kata Sandiaga di Duri Kepa, Jakarta Barat, Rabu.


Sandiaga kemudian mendatangi orang tersebut. Orang tersebut menceritakan keluh kesahnya kepada Uno.

"Terus dia bilang, 'eh, pikirin nih, pikirin kita'," kata Sandiaga yang menirukan pesan orang dalam angkot tersebut.

Sandiaga tak menceritakan detil setelah orang tersebut menyampaikan pesannya. Namun, menurut dia, pesan itu datang langsung dari rakyat kecil.

Sebab, katanya, mereka tak lagi memanggil Sandiaga dengan sebutan pak, mas, cagub atau cawagub.

"Dia langsung bilang, 'eh Uno, Uno'. Dari lubuk hati, (mereka) ingin pemimpin warga Jakarta lebih baik dan manusiawi," kata Uno.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Megapolitan
Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Megapolitan
Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Megapolitan
Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Megapolitan
Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Megapolitan
Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Megapolitan
Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Megapolitan
Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Megapolitan
BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Berita Foto
Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Megapolitan
Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Megapolitan
Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Megapolitan
PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

Megapolitan
40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X