Kompas.com - 20/10/2016, 18:09 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Jessica Kumala Wongso, terdakwa dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin, mengaku takut akan adanya pihak tertentu yang mengintervensi jalannya persidangan kasus kematian Wayan Mirna Salihin.

Ketakutan ini muncul setelah Jessica menonton televisi yang menayangkan pernyataan tante Mirna, Roosniati Salihin.

Melalui televisi, menurut Jessica, Roosniati menyatakan bahwa keluarga Salihin mengeluarkan banyak uang untuk persidangan kasus ini.

"Mendekati akhir persidangan ini, ada sedikit keraguan di hati saya, terutama pada saat saya melihat rekaman tantenya Mirna yang banyak mengeluarkan biaya untuk persidangan ini," ujar Jessica dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).

(Baca juga: Jessica Mengaku Dapat Informasi Suami Mirna Beri Bungkusan kepada Barista Olivier)

Selain itu, ketakutan Jessica muncul karena melihat kedekatan keluarga Mirna dengan jaksa penuntut umum.

"Saya jadi takut bahwa keputusan ini dipengaruhi oleh kedekatan itu," sambung Jessica.

Meskipun demikian, Jessica tidak ingin menuduh pihak mana pun, apalagi menyebut adanya intervensi dalam persidangan.

Namun, karena ketakutan-ketakutannya itu, Jessica meminta majelis hakim untuk memutus perkara ini tanpa intervensi dari pihak mana pun.

"Saya menaruh keyakinan kepada majelis hakim, kepada Presiden RI yang saya hormati, saya sebagai masyarakat Indonesia dengan sepenuh hati memohon kepada Bapak untuk memerhatikan hak saya dalam peradilan ini yang berdasarkan bukti persidangan, tanpa intervensi pihak luar," tutur dia.

(Baca juga: Jessica: Kalau Ada yang Membuktikan Saya Membunuh, Saya Rela Dihukum)

Jessica memastikan bahwa dia tidak menaruh racun ke dalam es kopi vietnam yang dipesannya untuk Mirna. Dalam kasus ini, Mirna tewas setelah minum es kopi vietnam yang dipesan Jessica.

Kompas TV Jaksa Tolak Semua Nota Pembelaan Jessica
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Pusat Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Pusat Juli 2022

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Depok Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Depok Juli 2022

Megapolitan
Mengintai Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla hingga ke Jejak Digital

Mengintai Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla hingga ke Jejak Digital

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Barat Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Barat Juli 2022

Megapolitan
Usai Izin Usahanya Dicabut, Holywings Senayan Tutup dan Disegel

Usai Izin Usahanya Dicabut, Holywings Senayan Tutup dan Disegel

Megapolitan
Shopee Turunkan Produk Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla dari Platform

Shopee Turunkan Produk Minyak Goreng Ilegal Merek Qilla dari Platform

Megapolitan
Jakarta Fair Undang 170 Anak Panti Asuhan Unjuk Kebolehan Menyanyi hingga Menari

Jakarta Fair Undang 170 Anak Panti Asuhan Unjuk Kebolehan Menyanyi hingga Menari

Megapolitan
Ditangkap karena Penyalahgunaan Narkoba, DJ Joice Akan Jalani Asesmen terkait Permohonan Rehabilitasi

Ditangkap karena Penyalahgunaan Narkoba, DJ Joice Akan Jalani Asesmen terkait Permohonan Rehabilitasi

Megapolitan
2 'Outlet' Holywings Masih Beroperasi Pasca Kontroversi Promosi Miras dengan Nama Muhammad-Maria

2 "Outlet" Holywings Masih Beroperasi Pasca Kontroversi Promosi Miras dengan Nama Muhammad-Maria

Megapolitan
Aksi Cepat Petugas PPSU Bersih-bersih Sampah Usai Massa Aksi di Depan Gedung DPR Bubar

Aksi Cepat Petugas PPSU Bersih-bersih Sampah Usai Massa Aksi di Depan Gedung DPR Bubar

Megapolitan
4 Kasus Curanmor di Tambora Terbongkar, Polisi Amankan 6 Pelaku

4 Kasus Curanmor di Tambora Terbongkar, Polisi Amankan 6 Pelaku

Megapolitan
10.782 Siswa Bakal Diterima PPDB Jenjang SMPN di Kota Tangerang

10.782 Siswa Bakal Diterima PPDB Jenjang SMPN di Kota Tangerang

Megapolitan
Wanita Paruh Baya Meninggal Dunia di Depan Ruko di Palmerah

Wanita Paruh Baya Meninggal Dunia di Depan Ruko di Palmerah

Megapolitan
Sopir Innova Tak Konsentrasi Saat Berkendara hingga Tabrak 3 Motor, Bajaj dan Mobil Lainnya di Menteng

Sopir Innova Tak Konsentrasi Saat Berkendara hingga Tabrak 3 Motor, Bajaj dan Mobil Lainnya di Menteng

Megapolitan
Diperiksa Selama 9 Jam, Pelapor Dugaan Penistaan Agama oleh Roy Suryo Diberondong 24 Pertanyaan

Diperiksa Selama 9 Jam, Pelapor Dugaan Penistaan Agama oleh Roy Suryo Diberondong 24 Pertanyaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.